Minggu, 06 Sep 2026 22:02 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Pengosongan TPS Pasar Turi Hari ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Mar 2022 12:55 WIB
Proses pemindahan pedangan dari TPS ke Pasar Turi Baru
Proses pemindahan pedangan dari TPS ke Pasar Turi Baru

selalu.id - Mempercepat pemindahan pedagang dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju ke gedung Pasar Turi Baru, Pemerintah Kota Surabaya membantu dengan memberikan sarana mobil pikap.

"Para pedagang akan dibantu pemerintah kota surabaya untuk mengangkuti barang barangnya, setelah itu TPS dibongkar," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai Pengajian dan Tasyakuran Pasar Turi Baru, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Eri mengatakan, untuk para pedagang yang mampu sebaiknya harus membayar. Tapi jika pedagang ada yang minta keringanan atau tidak mampu, pihaknya akan memberi proses keringanan.

"Semua pedagang di TPS, kami bantu masuk ke tempat baru setelah itu bongkar satu-satu, kami mulai bongkar dan pedagang mulai masuk,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menyampaikan, dengan 1400 personilnya penertiban untuk beberapa hari harus segera selesai. Kecuali yang telat karena pilar-pilar membutuhkan waktu.

Eddy menargetkan satu minggu untuk membersihkan TPS Pasar Turi tersebut. Mulai hari ini Senin, (21/3/2022) para pedagang sudah meninggalkan TPS harus selesai semua

"Yang pindah hari ini itu, para pedagang ada yang belum dapat kunci stand. Kemarin sudah kita komunikasikan yang terkait. Tadi malam kita tunggu sampai jam 10 malam," jelasnya

Untuk pedagang yang mau mendapatkan kunci, lanjut Eddy, bisa ke lantai 5 dengan persyaratan-persyaratan yang sudah ada.

"Jangan sampai tidak punya bukti tapi minta kunci itu salah,"ucapnya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Lebih lanjut Eddy menyampaikan, nantinya setelah TPS tersebut telah dibongkar, akan dijadikan jalan utama ke Tugu Pahlawan.

"Ibarat orang melangkah kaki harus dilangkahkan, makanya tanggal 21 Maret ini kita langkahkan kaki kita,"terangnya.

Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa, Yusuf Wangsaredja, menyampaikan, pedagang di Pasar Turi sudah siap menata kembali barang dagangannya dan membuka kembali aktivitas di Pasar Turi Baru.

"InsyaAllah menjelang ramadhan nanti kita bisa berkembang dan mendapat manfaat untuk pedagang dan warga Surabaya,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Yusuf menyampaikan, dari total pedagang 3780, sekitar 1.500 pedagang baru yang sudah serah terima kunci terlebih dahulu. Sebelumnya sudah ada pernah buka. Sehingga, mereka hanya melakukan pembersihan dan penataan barang-barang saja, mereka sudah siap berdagang.

"Untuk komoduniti utamanya. Kita konsepnya pasar grosir kebutuhan rumah tangga ada a-z dari ujung rambut sampai kaki, fashion, pertukangan kebutuhan sovenir pernak pernik dan lain-lain,"ujarnya

Ia menambahkan, untuk memancing konsumen datang ke Pasar Turi Baru, nanti akan digelar berbagai kegiatan yang menrik para pengunjung.

"Pemasangan reklame dan iklan offline dan secara digital," ucapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.