Kamis, 22 Okt 2026 06:33 WIB

Pemkot Surabaya Targetkan Pengosongan TPS Pasar Turi Hari ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Mar 2022 12:55 WIB
Proses pemindahan pedangan dari TPS ke Pasar Turi Baru
Proses pemindahan pedangan dari TPS ke Pasar Turi Baru

selalu.id - Mempercepat pemindahan pedagang dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju ke gedung Pasar Turi Baru, Pemerintah Kota Surabaya membantu dengan memberikan sarana mobil pikap.

"Para pedagang akan dibantu pemerintah kota surabaya untuk mengangkuti barang barangnya, setelah itu TPS dibongkar," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai Pengajian dan Tasyakuran Pasar Turi Baru, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Eri mengatakan, untuk para pedagang yang mampu sebaiknya harus membayar. Tapi jika pedagang ada yang minta keringanan atau tidak mampu, pihaknya akan memberi proses keringanan.

"Semua pedagang di TPS, kami bantu masuk ke tempat baru setelah itu bongkar satu-satu, kami mulai bongkar dan pedagang mulai masuk,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menyampaikan, dengan 1400 personilnya penertiban untuk beberapa hari harus segera selesai. Kecuali yang telat karena pilar-pilar membutuhkan waktu.

Eddy menargetkan satu minggu untuk membersihkan TPS Pasar Turi tersebut. Mulai hari ini Senin, (21/3/2022) para pedagang sudah meninggalkan TPS harus selesai semua

"Yang pindah hari ini itu, para pedagang ada yang belum dapat kunci stand. Kemarin sudah kita komunikasikan yang terkait. Tadi malam kita tunggu sampai jam 10 malam," jelasnya

Untuk pedagang yang mau mendapatkan kunci, lanjut Eddy, bisa ke lantai 5 dengan persyaratan-persyaratan yang sudah ada.

"Jangan sampai tidak punya bukti tapi minta kunci itu salah,"ucapnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Lebih lanjut Eddy menyampaikan, nantinya setelah TPS tersebut telah dibongkar, akan dijadikan jalan utama ke Tugu Pahlawan.

"Ibarat orang melangkah kaki harus dilangkahkan, makanya tanggal 21 Maret ini kita langkahkan kaki kita,"terangnya.

Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa, Yusuf Wangsaredja, menyampaikan, pedagang di Pasar Turi sudah siap menata kembali barang dagangannya dan membuka kembali aktivitas di Pasar Turi Baru.

"InsyaAllah menjelang ramadhan nanti kita bisa berkembang dan mendapat manfaat untuk pedagang dan warga Surabaya,"jelasnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Yusuf menyampaikan, dari total pedagang 3780, sekitar 1.500 pedagang baru yang sudah serah terima kunci terlebih dahulu. Sebelumnya sudah ada pernah buka. Sehingga, mereka hanya melakukan pembersihan dan penataan barang-barang saja, mereka sudah siap berdagang.

"Untuk komoduniti utamanya. Kita konsepnya pasar grosir kebutuhan rumah tangga ada a-z dari ujung rambut sampai kaki, fashion, pertukangan kebutuhan sovenir pernak pernik dan lain-lain,"ujarnya

Ia menambahkan, untuk memancing konsumen datang ke Pasar Turi Baru, nanti akan digelar berbagai kegiatan yang menrik para pengunjung.

"Pemasangan reklame dan iklan offline dan secara digital," ucapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).