Kamis, 03 Sep 2026 15:38 WIB

Update Jemaah Haji Jatim: 10 Meninggal Dunia, 13 Tertunda Berangkat

Jemaah Haji Jawa Timur. (Dok. Selalu.id).
Jemaah Haji Jawa Timur. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 13 jemaah haji calon keberangkatan Embarkasi Surabaya masih tertunda pemberangkatannya, sementara 10 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia seiring berjalannya operasional pemberangkatan hari ke-27 musim haji 1447 H/2026 M.

Berdasarkan data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 17 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, dari total rencana 44.080 orang, sebanyak 36.413 orang atau setara 83 persen telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui 96 kelompok terbang (kloter).

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa penundaan keberangkatan terhadap 13 jemaah tersebut didasarkan pada pertimbangan kesehatan dan prosedur administratif yang masih dalam proses.

"Rinciannya, 10 orang dalam kategori sakit, satu orang pendamping jemaah, dan dua lainnya masih menunggu proses lanjutan. Keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama, sehingga keberangkatan mereka ditangani secara khusus dan bertahap," terangnya kepada selalu.id, Senin (18/5/2026).

Anam menyebut bahwa ke-13 jemaah yang belum berangkat itu berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Pamekasan, Bondowoso, Situbondo, Jember, serta dua orang yang akan dialihkan penanganannya melalui skema KNO Medan.

Sementara itu, tercatat pula adanya 155 kasus mutasi keluar yang meliputi jemaah sakit, hamil, hingga perpindahan kloter.

Di sisi lain, PPIH mencatat 10 jemaah meninggal dunia selama masa pelayanan embarkasi hingga pemberangkatan.

Baca Juga: Update Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia, Berikut Data Lengkapnya

Sebanyak sembilan orang meninggal setelah tiba di Arab Saudi, dan satu orang meninggal di wilayah embarkasi.

Jemaah yang meninggal di Tanah Suci antara lain Kamariyah Dul Tayib (85) dari Pasuruan, Abd Wachid (71) dari Pasuruan, Fajar Puja Sasmita (53) dari Malang, Sibiatun Saji (72) dari Lamongan, Mustika Rajim D (75) dari Gresik, dan Suyono Reso (58) dari Jombang.

Kemudian Dumaiyah Gopur (67) dari Pasuruan, Asraf Sudam (65) dari Probolinggo, serta Tarni Talikah Kastamun (66) dari Sidoarjo.

Satu jemaah meninggal di wilayah embarkasi ialah Tini Atmin (56 th) dari Gresik, yang menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya akibat penyakit jantung.

Baca Juga: 20.849 Jemaah Haji Jatim Tiba di Surabaya

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," tutur Anam.

Hingga saat ini, seluruh 96 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu atau mencapai 100 persen ketepatan jadwal.

PPIH memastikan layanan tetap dioptimalkan untuk sisa jemaah yang belum berangkat untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pemberangkatan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.