Selasa, 20 Okt 2026 06:28 WIB

Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Jadi Model Percepatan Swasembada Nasional

Panen Raya Kedelai di Nganjuk. (Dok. Pemkab Nganjuk).
Panen Raya Kedelai di Nganjuk. (Dok. Pemkab Nganjuk).

selalu.id - Kabupaten Nganjuk sukses melaksanakan panen raya kedelai perdana, Kamis (14/5/2026).

Panen di sawah Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan tersebut dihadiri sederet pejabat negara, mulai dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediyati Hariadi atau Titik Soeharto, hingga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Kegiatan itu menjadi bagian penguatan program ketahanan pangan nasional, sekaligus upaya percepatan swasembada kedelai.

Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 100 hektare. Sementara total areal tanam kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai 400 hektare.

Agenda ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai pemerintah pusat, TNI, hingga pemerintah daerah.

Hadir pula Andi Amran Sulaiman, Agus Subiyanto, Muhammad Ali, serta Marhaen Djumadi.

Dalam kesempatan itu, Titiek Soeharto mengapresiasi keterlibatan TNI, khususnya TNI Angkatan Laut, dalam mendampingi petani.

Menurutnya, produktivitas panen di Wilangan cukup tinggi. Jika rata-rata nasional hanya sekitar 1,7 ton per hektare, hasil di wilayah tersebut mampu menembus di atas 2 ton per hektare.

“Ini bagus sekali. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa diteruskan. Kita bangsa yang makan tahu tempe setiap hari, tapi kedelainya masih impor. Kebutuhan nasional 2,6 juta ton per tahun, sementara produksi baru sekitar 270 ribu ton. Artinya 90 persen masih impor,” kata Titiek.

Putri Presiden ke-2 RI itu menekankan, kolaborasi antara kementerian, TNI, akademisi, petani, dan masyarakat harus diperkuat agar target swasembada kedelai bisa segera tercapai.

Baca Juga: KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Menurutnya, program seperti di Nganjuk bisa menjadi model percepatan peningkatan produksi nasional.

Dalam momentum yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah kini telah mencapai swasembada beras dan jagung. Sektor kedelai menjadi fokus berikutnya.

Untuk mendukung itu, Kementerian Pertanian langsung menggelontorkan bantuan benih kedelai untuk pengembangan 2.000 hektare lahan di Nganjuk.

Selain benih, pemerintah juga menyalurkan lima unit hand tractor untuk mendukung mekanisasi pertanian. Bantuan tersebut disambut antusias ratusan petani yang hadir dalam panen raya.

“Insya Allah dengan bantuan TNI, khususnya TNI AL, swasembada kedelai akan terwujud. Saya langsung tanda tangan bantuan benih kedelai untuk 2.000 hektare di Nganjuk, juga lima unit alsintan,” kata Amran.

Baca Juga: 285 Kebakaran Terjadi di Nganjuk Sepanjang Musim Kemarau

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyebut kehadiran TNI menjadi penghubung penting antara pemerintah daerah dan kementerian.

Menurut dia, selama ini terdapat kendala koordinasi sehingga dukungan program pusat belum maksimal masuk ke daerah.

“Kami berterima kasih kepada Panglima TNI dan TNI AL. Kehadiran TNI menjadi jembatan dengan Kementerian Pertanian. Ini sangat membantu mendongkrak produksi kedelai di Nganjuk,” ujarnya.

Selain panen raya, kegiatan juga dirangkai bakti kesehatan untuk masyarakat. Sebanyak 200 warga mendapat layanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi, serta cek gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Pemerintah juga menyerahkan bantuan sembako kepada 10 perwakilan kelompok tani.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.