Kamis, 03 Sep 2026 13:18 WIB

POSSI Pasuruan Sabet Juara Umum Ketiga di Kejurda Finswimming Jatim 2026

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 13 Mei 2026 17:18 WIB
Kontingen finswimming Kabupaten Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Kontingen finswimming Kabupaten Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Prestasi kontingen finswimming Kabupaten Pasuruan di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 menjadi modal penting menghadapi persaingan level nasional.

Usai menutup kejuaraan dengan status Juara Umum Ketiga, POSSI Kabupaten Pasuruan mulai mengarahkan fokus pada persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang digelar di Bali, Juli mendatang.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Dalam ajang yang berlangsung di Kolam Renang Veteran, Kabupaten Lumajang, 8-10 Mei 2026 itu, Kabupaten Pasuruan mengoleksi 41 medali terdiri atas 12 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.

Ketua POSSI Kabupaten Pasuruan, M Munir menilai hasil tersebut bukan sekadar capaian medali, tetapi juga gambaran perkembangan atlet muda Pasuruan yang mulai mampu bersaing di tingkat Jawa Timur.

Menurutnya, tantangan berikutnya akan jauh lebih berat karena Kejurnas bakal diikuti daerah-daerah kuat yang selama ini menjadi langganan podium nasional.

"Seperti Badung dan daerah lainnya di Bali akan jadi lawan berat nanti. Tapi bismillah saja, apapun bisa terjadi jadi kita latihan terus," kata Munir, Rabu (12/5/2026).

Dominasi atlet usia muda menjadi sorotan dalam Kejurda kali ini. Sebagian besar medali justru datang dari kelompok usia D hingga F, baik di nomor surface, apnea, maupun bifin.

Di nomor perorangan, Wahyu Anggoro tampil impresif lewat dua emas nomor 50 meter surface dan apnea KU A putra.

Baca Juga: Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar

Zerllina Putri juga menyumbang dua emas dari nomor 50 meter surface dan 50 apnea KU A putri.

Sementara Thalita Laelani berhasil merebut dua emas dari nomor 100 dan 200 meter bifin KU B putri. Medali emas lainnya datang dari M.

Althaf Zaidan di nomor 400 meter bifin KU D putra dan Berry Ongkowijoyo pada nomor 50 meter bifin KU D putra.

Kekuatan Pasuruan juga terlihat di nomor estafet. Tiga emas berhasil diamankan melalui nomor 4x100 estafet bifin KU C mix, 4x100 bifin KU D mix, serta 4x50 bifin KU E putra.

Baca Juga: Pembakar-Perusak Mobil Polisi saat Bentrok di Pasuruan Diamankan, Hukuman Berat Menanti

Kepala Pelatih Finswimming Kabupaten Pasuruan, M Riyad menyebut keberhasilan atlet muda tak lepas dari program latihan yang ditingkatkan menjelang kejuaraan.

"Prestasinya sama banyak dengan yang sudah senior dan itu bagus sekali. Kami bangga," kata Riyad saat hadir di upacara penutupan Kejurda Finswimming Jatim.

Selama persiapan Kejurda, para atlet menjalani latihan rutin hampir setiap hari dengan tambahan intensitas menjelang perlombaan.

Kontingen Kabupaten Pasuruan sendiri mengirimkan lebih dari 30 atlet didampingi enam pelatih dan official selama pelaksanaan Kejurda berlangsung.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.