Sabtu, 18 Jul 2026 15:01 WIB

Kisah Inspiratif Rizky, Pemuda Surabaya yang Sukses Ternak Kadal

Muhammad Rizky, pemuda Surabaya yang kini sukses ternak reptil jenis kadal. (Foto: Rizky for selalu.id).
Muhammad Rizky, pemuda Surabaya yang kini sukses ternak reptil jenis kadal. (Foto: Rizky for selalu.id).

selalu.id - Umumnya, masyarakat merawat binatang piaraan seperti kucing hingga burung.

Namun, berbeda dengan Muhammad Rizky. Pemuda 28 tahun warga Tenggumung Wetan gang Dukuh No.39, Surabaya ini justru memilih memelihara reptil. Salah satunya ialah kadal.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Rizky, biasa ia dipanggil, mengaku memelihara kadal sejak tahun 2017 lalu. Jenisnya beragam, mulai dari Bearded Dragon, Leopard Gecko, hingga Pogona.

Lantaran peliharaannya terus beranak pinak, ia pun menekuni hingga dijadikan pundi-pundi rupiah.

Sebelum menekuni budidaya kadal, Rizky mengumpulkan banyak referensi. Ia juga menyempatkan diri untuk berguru ke komunitas reptil.

Tentunya, perjalanan dia tak selancar jalan tol. Jungkir balik pernah dialaminya. Mulai dari tak bisa berkembang, keracunan, hingga mati. 

"Menurut saya hal itu lumrah. Karena saya kan masih merintis dan terbilang masih prematur dalam bisnis ini," ungkapnya, Kamis (7/5/2026).

Lambat laun, Rizky mulai memahami budidaya kadal. Ia mengaku, perawatan kadal memang perlu perhatian lebih layaknya bayi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Karena, harus dijemur setiap pagi dan menyesuaikan suhu ruangan dengan kondisi tubuhnya.

"Makanannya setiap hari saya kasih jangkrik, kecoa dubia, sorenya bisa diselingin sayuran dan jemur matahari," sebutnya.

Belum lagi, lanjut Rizky, pada proses pengenalan hingga kawin yang terbilang lama. Untuk sepasang kadal membutuhkan waktu sekitar satu bulan agar mau dikawin dan bertelur.

Apabila berhasil, bisa bertelur sampai tiga kali. Sekali bertelur, kadal bisa menghasilkan 15 sampai 20 butir telur dengan presentase 95 persen.

"Kendalanya itu suhu, kalau masuk musim dingin kayak hujan gitu kayak mogok makanan muntah atau bisa mati tiba-tiba," ungkap Rizky. 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Perlahan tapi pasti, usaha Rizky dalam mengembangbiakkan kadal tersebut dilirik sebaya dan warga sekitar.

Ia pun mulai memasarkan melalui media sosial dan marketplace. Harga yang dibandrol beragam. Mulai Rp600 ribu sampai Rp6 juta per ekor.

"Kalau harga paling murah Rp600 ribu, paling mahal itu jenis Baby dragon, Rp6 juta. Belinya bisa lewat Instagram atau online-online lainnya. Bisa juga langsung datang kesini," pungkas Rizky.

Kisah Rizky ini bisa menjadi inspirasi, bahwa usaha tidak mengkhianati hasil. Ketika usah yang dibarengi dengan niat, komitmen, akan membuahkan hasil.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tersebut menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola di Kota Delta.

520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Selain trofi dan uang pembinaan di setiap cabang lomba, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyiapkan hadiah paket umrah bagi para juara.

Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Politisi PKB ini juga menjelaskan bahwa kerusakan tegakan hutan akibat illegal logging membuat lahan gundul dan sangat rentan terbakar saat kemarau.

Komitmen Universitas Ciputra Surabaya: Musibah Tak Boleh Memutus Kesempatan Mahasiswa Meraih Cita-Cita

Langkah ini dilakukan agar studi tetap berjalan hingga lulus, meski orang tua atau penanggung biaya pendidikan meninggal dunia.

Wyndham Surabaya Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup yang Personal Lewat Peragaan Busana

Lewat acara ini Wyndham Surabaya ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan kreativitas dan gaya hidup, sekaligus mendukung perkembangan talenta lokal.

Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Pemkab Jember saat ini juga tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri untuk membuka program beasiswa internasional.