Kamis, 03 Sep 2026 15:46 WIB

Kabupaten Pasuruan Lirik Pie Susu jadi Oleh-oleh Baru, UMKM Siap Digenjot

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 06 Mei 2026 21:59 WIB
Kunjungan kerja Ketua Komisi III DPRD Pasuruan, Yusuf Daniyal ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali. (Dok. DPRD Pasuruan).
Kunjungan kerja Ketua Komisi III DPRD Pasuruan, Yusuf Daniyal ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali. (Dok. DPRD Pasuruan).

selalu.id - Kabupaten Pasuruan mulai menjajaki peluang menghadirkan varian baru oleh-oleh khas daerah.

Bukan sekadar wacana, langkah ini diperkuat dengan studi langsung ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali, yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon buah tangan Pulau Dewata.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Dari kunjungan tersebut, muncul keyakinan bahwa produk pie susu memiliki prospek untuk dikembangkan di Pasuruan, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar lebih kompetitif.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Yusuf Daniyal, menyebut ide ini sebagai bagian dari strategi memperluas pilihan oleh-oleh khas daerah.

Menurutnya, adopsi konsep bukan berarti kehilangan identitas, melainkan membuka peluang baru.

“Ini untuk mendongkrak usaha UMKM agar bisa memiliki oleh-oleh khas Pasuruan, meskipun kita adopsi,” kata Daniyal, Rabu (6/5/2026).

Hasil pengamatan di lokasi produksi Pie Susu Dewata Agung juga menunjukkan bahwa proses pembuatan produk tersebut relatif sederhana.

Baca Juga: Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar

Peralatan yang digunakan dinilai tidak memerlukan biaya besar, sehingga dinilai cocok diterapkan oleh pelaku usaha skala rumahan di Pasuruan.

“Alatnya tidak mahal dan prosesnya tidak ribet, ini sangat memungkinkan untuk diterapkan oleh UMKM kita,” jelasnya.

Di tengah rencana itu, kekhawatiran soal potensi persaingan dengan pia khas Pasuruan sempat mencuat.

Namun, Daniyal menilai keduanya tidak berada pada segmen yang sama, baik dari sisi bahan baku maupun karakter rasa.

Baca Juga: Pembakar-Perusak Mobil Polisi saat Bentrok di Pasuruan Diamankan, Hukuman Berat Menanti

“Bentuk dan komposisinya beda, jadi tidak akan terjadi persaingan dengan pia khas Pasuruan. Ini justru saling melengkapi,” ujarnya.

Alih-alih saling menyaingi, kehadiran pie susu justru dipandang sebagai upaya memperkaya ragam oleh-oleh.

Dengan semakin banyak pilihan, wisatawan diharapkan memiliki alternatif yang lebih beragam saat berkunjung ke Pasuruan, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi UMKM setempat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.