Senin, 20 Jul 2026 07:51 WIB

Kabupaten Pasuruan Lirik Pie Susu jadi Oleh-oleh Baru, UMKM Siap Digenjot

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 06 Mei 2026 21:59 WIB
Kunjungan kerja Ketua Komisi III DPRD Pasuruan, Yusuf Daniyal ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali. (Dok. DPRD Pasuruan).
Kunjungan kerja Ketua Komisi III DPRD Pasuruan, Yusuf Daniyal ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali. (Dok. DPRD Pasuruan).

selalu.id - Kabupaten Pasuruan mulai menjajaki peluang menghadirkan varian baru oleh-oleh khas daerah.

Bukan sekadar wacana, langkah ini diperkuat dengan studi langsung ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali, yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon buah tangan Pulau Dewata.

Baca Juga: Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

Dari kunjungan tersebut, muncul keyakinan bahwa produk pie susu memiliki prospek untuk dikembangkan di Pasuruan, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar lebih kompetitif.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Yusuf Daniyal, menyebut ide ini sebagai bagian dari strategi memperluas pilihan oleh-oleh khas daerah.

Menurutnya, adopsi konsep bukan berarti kehilangan identitas, melainkan membuka peluang baru.

“Ini untuk mendongkrak usaha UMKM agar bisa memiliki oleh-oleh khas Pasuruan, meskipun kita adopsi,” kata Daniyal, Rabu (6/5/2026).

Hasil pengamatan di lokasi produksi Pie Susu Dewata Agung juga menunjukkan bahwa proses pembuatan produk tersebut relatif sederhana.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Peralatan yang digunakan dinilai tidak memerlukan biaya besar, sehingga dinilai cocok diterapkan oleh pelaku usaha skala rumahan di Pasuruan.

“Alatnya tidak mahal dan prosesnya tidak ribet, ini sangat memungkinkan untuk diterapkan oleh UMKM kita,” jelasnya.

Di tengah rencana itu, kekhawatiran soal potensi persaingan dengan pia khas Pasuruan sempat mencuat.

Namun, Daniyal menilai keduanya tidak berada pada segmen yang sama, baik dari sisi bahan baku maupun karakter rasa.

Baca Juga: Ahmad Dhani Tewas Kecelakaan di Bangil Pasuruan

“Bentuk dan komposisinya beda, jadi tidak akan terjadi persaingan dengan pia khas Pasuruan. Ini justru saling melengkapi,” ujarnya.

Alih-alih saling menyaingi, kehadiran pie susu justru dipandang sebagai upaya memperkaya ragam oleh-oleh.

Dengan semakin banyak pilihan, wisatawan diharapkan memiliki alternatif yang lebih beragam saat berkunjung ke Pasuruan, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi UMKM setempat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.