Senin, 22 Jun 2026 01:31 WIB

Selain Sapi, Peternakan di Mojokerto Kini juga Sediakan Unta untuk Kurban

Unta kurban yang disediakan Berkah Wafa Farm di Mojokerto. (Foto: Supri/selalu id).
Unta kurban yang disediakan Berkah Wafa Farm di Mojokerto. (Foto: Supri/selalu id).

selalu.id - Berkah Wafa Farm kini juga menyediakan Unta untuk kurban, yang sebelumnya hanya ada sapi, kerbau hingga kambing.

Peternakan yang berada di Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini mendatangkan Unta langsung dari Australia sejak tahun 2025.

Baca Juga: Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Warga Rasakan Makan Gratis 1080 Porsi

Pemilik Berkah Wafa Farm, Faisal Effendi mengatakan telah mendatangkan unta sebanyak 30 ekor.

Dari 30 ekor itu, saat ini hanya tersisa 5 ekor, sisanya ada yang dititipkan bahkan sudah laku. Namun unta yang sudah laku tidak dipakai untuk hewan kurban tetapi untuk zoo atau kebun binatang.

"Kita datangkan dari Australia. Jadi, kalau yang pertama kemarin kita habiskan untuk zoo. Jadi zoo di Bali, zoo di Jawa Tengah, di Jawa Barat, ngambil ke kami. Ya kita habiskan untuk yang 2025, 2026 ini kita sisakan 5 ekor sampai 6 ekor lah nanti. Jadi ada beberapa yang sudah diambil teman-teman, ada juga yang kita titipkan," kata Faisal, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, untuk perawatan Unta asli timur tengah ini sangatlah mudah berbanding terbalik dengan perawatan sapi yang rentan terhadap penyakit.

"Saya kira lebih praktis, lebih gampang karena makannya juga gampang, terus pertumbuhannya memang agak lama, tapi lebih mudah daripada sapi lebih kuat unta d aya tahan tubuhnya," jelas Faisal.

Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Evakuasi Balita 3 Tahun Terkunci dalam Mobil di Mojokerto

"Kalau sapi kan ada gampang kembung, terus gampang kena semacam panas perubahan cuaca juga dia gampang sakit. Apalagi sekarang kan ada PMK, ada LSD, sama juga demam ya, demam pada sapi," tambahnya.

Menurut Faisal, saat ini dirinya sedang berkonsentrasi untuk melakukan breeding atau pengembangbiakan Unta yang didatangkan dari Australia tersebut.

Namun ia juga tidak menutup kemungkinan ada yang membeli untuk hewan kurban.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Produksi Sepatu Safety di Mojokerto Banjir Pesanan

"Selain untuk zoo, kita pengen ngembangin untuk di ternak. Kita pengen breeding, supaya nanti ke depan kita pengennya ada namanya hewan kurban unta. Kita jual belikan untuk korban. Tapi kita harus menyesuaikan yang umurnya sudah tua," ungkapnya.

Breeding Unta di peternakan kampung di Jawa Timur belum ada yang melakukan selain breeding di kebun binatang.

"Makanya mau kita kembangkan untuk di sini, di breeding. Ini sementara belum, mungkin tahun depan ya. Masih fokus di breeding. Supaya berkembang di unta kalau untuk zoo itu kan udah biasa, udah banyak, udah bertahun-tahun tapi kalau untuk di ternak, di peternakan kampung belum ada," pungkas Faisal.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Mungkin 300–500, belum terhitung yang massa cair,” ujar Korlap aksi tentang gambaran massa yang akan terlibat.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Menurut Maria, masih ada sejumlah pihak yang belum mampu mengelola limbah secara mandiri meskipun telah mendapatkan edukasi dari pemerintah.

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.