Minggu, 20 Sep 2026 19:39 WIB

MPP Mini di Jember Diresmikan, Warga Kini Tak Perlu Repot urus Administrasi

Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan Mall Pelayanan Publik di Kecamatan Tanggul Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan Mall Pelayanan Publik di Kecamatan Tanggul Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya dengan meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini yang berlokasi di Kantor Kecamatan Tanggul, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, jajaran kepala OPD, camat se-Kabupaten Jember, unsur Forkopimka, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Tanggul.

Mengawali kegiatan, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu, dilanjutkan dengan pemasangan rompi kepada tim pelayanan MPP Mini sebagai simbol kesiapan pelayanan.

Agenda kemudian berlanjut dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pengadilan Negeri Jember.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran MPP Mini merupakan wujud nyata pemerataan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Jember.

“Ini bagian dari ikhtiar kami menghadirkan keadilan. Warga di wilayah barat seperti Tanggul dan Sumberbaru tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi. Sekarang cukup datang ke kecamatan,” jelasnya.

Gus Fawait bahkan menyebut MPP Mini ini sebagai “Pemkab Mini” karena ke depan sejumlah kepala OPD akan berkantor langsung di lokasi tersebut untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

Selain itu, Pemkab Jember juga menggandeng Pengadilan Negeri Jember dalam upaya menyederhanakan proses administrasi kependudukan.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Melalui kerja sama ini, masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik antara dinas dan pengadilan.

“Ke depan, kebutuhan putusan pengadilan terkait administrasi kependudukan bisa dilakukan secara daring melalui zoom. Ini akan sangat memudahkan masyarakat,” kata Gus Fawait.

Tak hanya fokus pada pelayanan, Pemkab Jember juga berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur.

Gus Fawait mengungkapkan rencana pelebaran dan pengaspalan jalan dari Tanggul menuju Mangli hingga pusat kota pada tahun anggaran 2026–2027.

Baca Juga: Polemik Yon TP Silo di Jember, Gus Fawait: Kita Menghadap Pemerintah yang Punya Kewenangan

Selain itu, revitalisasi Alun-Alun Tanggul juga menjadi bagian dari program pemerataan, agar masyarakat di wilayah pinggiran dapat menikmati fasilitas publik yang representatif.

“Kami ingin semua warga Jember merasakan keadilan, baik dalam pelayanan maupun pembangunan. Termasuk nanti akan ada street food mini di depan kantor kecamatan untuk menggerakkan UMKM,” papar Gus Fawait.

Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut dilakukan secara bertahap, namun sudah mulai berjalan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Dengan hadirnya MPP Mini di Kecamatan Tanggul, Mayang dan Kecamatan Jombang, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses layanan pemerintahan tanpa harus menempuh jarak jauh, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas, Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.