Minggu, 21 Jun 2026 00:06 WIB

Kades Buncitan Sidoarjo Itu Tewas karena Bunuh Diri, Ini Dugaan Motifnya

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 04 Mei 2026 17:16 WIB
Ilustrasi. (Dok. Freepik).
Ilustrasi. (Dok. Freepik).

selalu.id - Misteri penyebab kematian Mujiono, Kepala Desa (Kades) Buncitan, Sidoarjo, yang ditemukan tewas di ruang kerjanya, terungkap.

Polisi memastikan bahwa korban meninggal karena bunuh diri.

Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Hasil ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma menegaskan, hasil pemeriksaan fisik terhadap tubuh korban tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan.

"​Penyebab kematian dipastikan akibat jeratan di leher yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tidak ada luka atau tanda kekerasan lain di sekujur tubuh korban," jelasnya, Senin (4/5/2026).

Putra mengatakan, temuan lain yang memperkuat dugaan tersebut berasal dari ponsel pribadi korban.

Polisi mendapati riwayat pencarian di ponsel yang mengarah pada metode bunuh diri. Jejak digital ini menjadi bagian penting dalam mengungkap latar belakang kejadian.

"​Selain bukti yang terlihat dari fisik, penyidik menemukan petunjuk penting pada ponsel milik korban. Ditemukan riwayat pencarian (browsing) di Google mengenai cara-cara bunuh diri. Jejak digital ini menjadi salah satu bukti kuat tindakan itu, memang direncanakan korban," paparnya.

Baca Juga: Menilik Magisnya Tradisi Grebeg Suro di Sidoarjo

Meski demikian, penyidik tidak serta-merta menghentikan pendalaman. Dugaan motif juga ditelusuri, termasuk kondisi pribadi korban sebelum kejadian.

Dari hasil sementara, tekanan ekonomi disebut menjadi salah satu faktor yang memicu aksi tersebut.

"Untuk motif masih kami dalami lagi. Apakah karena ekonomi, atau yang lain, itu masih terus kami dalami," tandas Putra.

Kades Mujiono ditemukan tewas oleh petugas kebersihan balai desa di ruang kerjanya, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga: Kios Tambal Ban di Sidoarjo Terbakar, Uang Rp70 Juta hingga Motor Ludes

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi duduk di sofa, mengenakan kaos dan celana jeans, dengan selang air yang melilit leher dan terikat pada ventilasi jendela.

Peristiwa ini sempat mengundang tanda tanya masyarakat. Namun, dengan terungkapnya hasil penyelidikan, kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kematian tersebut.

*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.

Hakim Vonis Ringan Eks Manajer Akuntasi PT Dejavu Multi Kreasi dalam Kasus Penggelapan

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai terdapat sejumlah hal yang meringankan terdakwa sehingga layak memperoleh hukuman lebih ringan.

Ali Mufthi Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Sholeh Nahrawi Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Sebagai bagian dari keluarga besar santri, Ali Mufti mengaku bangga melihat Kabupaten Probolinggo dipimpin oleh seorang kiai.

Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa: Ada Dana Rp3 Miliar ke Tenaga Ahli Anggota DPR RI

terungkap adanya aliran dana kompensasi senilai Rp3 miliar kepada Ari Hersofiawanudin alias Bilowo yang disebut sebagai tenaga ahli anggota Komisi V DPR RI.

Kapolres Nganjuk Esport Competition 2026 Digelar: Jaring Atlet, Sinergi dengan Masyarakat

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca menyampaikan bahwa turnamen esport ini digelar juga dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80.