Senin, 19 Okt 2026 22:23 WIB

Tertibkan Kelompok Pemuda Pesta Miras, Polisi di Surabaya Dikeroyok

Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Seorang anggota Polsek Mulyorejo Surabaya berinisial AS, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda saat menjalankan tugas di depan SPBU Jalan Kenjeran.

Peristiwa yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 itu bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pesta minuman keras di lokasi tersebut.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Anggota kepolisian kemudian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Djoko Soesanto membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggota yang bertugas sempat mendokumentasikan aktivitas para pemuda yang tengah mengonsumsi miras.

“Awalnya ada laporan di pom bensin ada minum-minum, anggota melakukan penyelidikan,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Namun, tindakan tersebut memicu reaksi para pemuda yang tidak terima dipotret. Cekcok pun terjadi hingga berujung aksi pengeroyokan terhadap anggota polisi tersebut.

“Sempat terjadi cekcok, akhirnya anggota dipukul,” jelas Djoko.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Meski telah memberitahukan identitasnya sebagai anggota kepolisian, para pelaku tetap melakukan kekerasan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka ringan dan telah menjalani visum.

“Dipukul tapi tidak luka parah, cuma sedikit. Sudah biasa namanya tugas, tapi kita tetap visum,” tegasnya.

Polisi kemudian bergerak cepat dengan mengamankan dua orang pelaku berinisial R dan E. Keduanya saat ini telah ditahan di Mapolsek Mulyorejo untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari dua orang.

“Menurut keterangan anggota, ada enam sampai tujuh orang. Makanya kami masih mencari keterangan sebanyak-banyaknya,” tandas Djoko.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta mendukung upaya penegakan hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.