Jumat, 04 Sep 2026 17:25 WIB

Tertibkan Kelompok Pemuda Pesta Miras, Polisi di Surabaya Dikeroyok

Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Seorang anggota Polsek Mulyorejo Surabaya berinisial AS, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda saat menjalankan tugas di depan SPBU Jalan Kenjeran.

Peristiwa yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 itu bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pesta minuman keras di lokasi tersebut.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Anggota kepolisian kemudian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Djoko Soesanto membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggota yang bertugas sempat mendokumentasikan aktivitas para pemuda yang tengah mengonsumsi miras.

“Awalnya ada laporan di pom bensin ada minum-minum, anggota melakukan penyelidikan,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Namun, tindakan tersebut memicu reaksi para pemuda yang tidak terima dipotret. Cekcok pun terjadi hingga berujung aksi pengeroyokan terhadap anggota polisi tersebut.

“Sempat terjadi cekcok, akhirnya anggota dipukul,” jelas Djoko.

Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Meski telah memberitahukan identitasnya sebagai anggota kepolisian, para pelaku tetap melakukan kekerasan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka ringan dan telah menjalani visum.

“Dipukul tapi tidak luka parah, cuma sedikit. Sudah biasa namanya tugas, tapi kita tetap visum,” tegasnya.

Polisi kemudian bergerak cepat dengan mengamankan dua orang pelaku berinisial R dan E. Keduanya saat ini telah ditahan di Mapolsek Mulyorejo untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari dua orang.

“Menurut keterangan anggota, ada enam sampai tujuh orang. Makanya kami masih mencari keterangan sebanyak-banyaknya,” tandas Djoko.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta mendukung upaya penegakan hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.