Minggu, 18 Okt 2026 20:02 WIB

Embarkasi Surabaya Berangkatkan 12.140 Jemaah Haji ke Tanah Suci, 10 Masih Tertunda

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. (Foto: Dony/selalu.id).
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-10 dengan capaian total 12.140 orang atau sekitar 28 persen dari total kuota.

Di tengah kelancaran jadwal penerbangan yang mencapai 100 persen On Time Performance (OTP), terdapat sejumlah jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kendala kesehatan.

Baca Juga: Pemerintah Berikan Subsidi Rp3,2 Juta per Jemaah Haji

Berdasarkan data per 30 April 2026, tercatat sebanyak 10 orang jemaah dan pendamping yang masih tertahan di asrama.

Mereka terdiri dari 8 jemaah yang sedang menjalani perawatan medis beserta 3 orang pendamping. Satu orang di antaranya telah dinyatakan sehat dan berhasil diberangkatkan menyusul kloter sebelumnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan para jemaah yang tertunda ini tidak dibiarkan begitu saja.

Pihaknya memberikan perhatian khusus dan penanganan medis terbaik agar kondisi mereka segera pulih.

Baca Juga: Cegah Manipulasi, Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji

"Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang," jelas Anam kepada selalu.id, Kamis (30/4/2026).

Penundaan ini menjadi salah satu penyebab adanya kursi kosong (open seat) pada beberapa kloter yang telah terbang.

Secara keseluruhan, tercatat ada 38 kursi kosong yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari jemaah sakit, perpindahan kloter, hingga alasan teknis administrasi.

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Meski demikian, Anam menegaskan bahwa operasional pemberangkatan secara umum berjalan sangat lancar dan tertib. Hingga hari ini, total 32 kloter telah berhasil diterbangkan menuju Tanah Suci.

"Alhamdulillah, proses pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman," jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, pada besok (1/5/2026), sebanyak 1.900 jemaah dari 5 kloter yang berasal dari berbagai wilayah seperti Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, dan Sidoarjo direncanakan akan mulai memasuki asrama untuk memulai proses keberangkatan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.