Kamis, 03 Sep 2026 17:11 WIB

Embarkasi Surabaya Berangkatkan 12.140 Jemaah Haji ke Tanah Suci, 10 Masih Tertunda

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. (Foto: Dony/selalu.id).
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-10 dengan capaian total 12.140 orang atau sekitar 28 persen dari total kuota.

Di tengah kelancaran jadwal penerbangan yang mencapai 100 persen On Time Performance (OTP), terdapat sejumlah jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kendala kesehatan.

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Berdasarkan data per 30 April 2026, tercatat sebanyak 10 orang jemaah dan pendamping yang masih tertahan di asrama.

Mereka terdiri dari 8 jemaah yang sedang menjalani perawatan medis beserta 3 orang pendamping. Satu orang di antaranya telah dinyatakan sehat dan berhasil diberangkatkan menyusul kloter sebelumnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan para jemaah yang tertunda ini tidak dibiarkan begitu saja.

Pihaknya memberikan perhatian khusus dan penanganan medis terbaik agar kondisi mereka segera pulih.

Baca Juga: Update Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia, Berikut Data Lengkapnya

"Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang," jelas Anam kepada selalu.id, Kamis (30/4/2026).

Penundaan ini menjadi salah satu penyebab adanya kursi kosong (open seat) pada beberapa kloter yang telah terbang.

Secara keseluruhan, tercatat ada 38 kursi kosong yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari jemaah sakit, perpindahan kloter, hingga alasan teknis administrasi.

Baca Juga: 20.849 Jemaah Haji Jatim Tiba di Surabaya

Meski demikian, Anam menegaskan bahwa operasional pemberangkatan secara umum berjalan sangat lancar dan tertib. Hingga hari ini, total 32 kloter telah berhasil diterbangkan menuju Tanah Suci.

"Alhamdulillah, proses pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman," jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, pada besok (1/5/2026), sebanyak 1.900 jemaah dari 5 kloter yang berasal dari berbagai wilayah seperti Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, dan Sidoarjo direncanakan akan mulai memasuki asrama untuk memulai proses keberangkatan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.