Embarkasi Surabaya Berangkatkan 12.140 Jemaah Haji ke Tanah Suci, 10 Masih Tertunda
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 30 Apr 2026 13:00 WIB
selalu.id - Proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-10 dengan capaian total 12.140 orang atau sekitar 28 persen dari total kuota.
Di tengah kelancaran jadwal penerbangan yang mencapai 100 persen On Time Performance (OTP), terdapat sejumlah jemaah yang harus menunda keberangkatan karena kendala kesehatan.
Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas
Berdasarkan data per 30 April 2026, tercatat sebanyak 10 orang jemaah dan pendamping yang masih tertahan di asrama.
Mereka terdiri dari 8 jemaah yang sedang menjalani perawatan medis beserta 3 orang pendamping. Satu orang di antaranya telah dinyatakan sehat dan berhasil diberangkatkan menyusul kloter sebelumnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan para jemaah yang tertunda ini tidak dibiarkan begitu saja.
Pihaknya memberikan perhatian khusus dan penanganan medis terbaik agar kondisi mereka segera pulih.
Baca Juga: Update Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia, Berikut Data Lengkapnya
"Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan terbaik di embarkasi, sehingga dapat segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang," jelas Anam kepada selalu.id, Kamis (30/4/2026).
Penundaan ini menjadi salah satu penyebab adanya kursi kosong (open seat) pada beberapa kloter yang telah terbang.
Secara keseluruhan, tercatat ada 38 kursi kosong yang disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari jemaah sakit, perpindahan kloter, hingga alasan teknis administrasi.
Baca Juga: 20.849 Jemaah Haji Jatim Tiba di Surabaya
Meski demikian, Anam menegaskan bahwa operasional pemberangkatan secara umum berjalan sangat lancar dan tertib. Hingga hari ini, total 32 kloter telah berhasil diterbangkan menuju Tanah Suci.
"Alhamdulillah, proses pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Kami terus menjaga kualitas layanan agar seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman," jelasnya.
Untuk tahap selanjutnya, pada besok (1/5/2026), sebanyak 1.900 jemaah dari 5 kloter yang berasal dari berbagai wilayah seperti Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, dan Sidoarjo direncanakan akan mulai memasuki asrama untuk memulai proses keberangkatan.
Editor : Zein Muhammad