Jumat, 21 Agu 2026 18:30 WIB

Tragedi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur: 14 Orang Tewas, 84 Terluka

Penampakan kereta api yang terlibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. (Dok. Instagram @keretaapikita).
Penampakan kereta api yang terlibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. (Dok. Instagram @keretaapikita).

selalu.id - Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Sementara korban luka mencapai 84 orang.

"Untuk korban meninggal dunia update tadi pagi ada 14 orang. Untuk korban luka-luka ada 84," sebut VP Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Terjebak dan Terluka

Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan.

Anne menegaskan bahwa KAI menanggung seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia.

"Seluruh korban ditanggung oleh asuransi dan KAI," jelasnya.

Sementara Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sedangkan untuk 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.

Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hari Juang Polri 2026: Kapolri Pesan Jaga Integritas dan Teladani M Jasin

Momen tahunan ini menjadi refleksi penting lahirnya Kepolisian Republik Indonesia melalui Proklamasi Polisi Istimewa tahun 1945 di bawah kepemimpinan M. Jasin.

Mengenal Program Pisang Danor, Strategi Surabaya dalam Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengurangan sampah perlu dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di lingkungan masing-masing. 

Pemkot Surabaya Tertibkan Pengolahan Sampah Ilegal di Keputih, Baunya Menyengat

Pasca penertiban, muncul usulan warga agar lahan bekas pengolahan sampah ilegal tersebut dialihfungsikan menjadi taman kota dan ruang publik.

Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Soekarno Cup diinisiasi Prananda Prabowo dengan visi membangun ruang kompetisi yang mampu mempertemukan talenta muda.

Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diproyeksikan bakal menjangkau total 200 siswa di berbagai sekolah kawasan Jawa Timur.

Wisata Gunung Bromo Kini Kembali Dibuka, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Wisatawan ‎

‎Pengunjung juga diminta bersama-sama menjaga kawasan agar kejadian kebakaran serupa tidak kembali terjadi.