DPRD Jatim Sebut Bojonegoro Berpeluang jadi Role Model Koperasi Merah Putih
- Penulis : Dony Maulana
- | Selasa, 28 Apr 2026 13:49 WIB
selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mendapat apresiasi tinggi dari DPRD Jawa Timur atas langkah cepatnya menyiapkan 430 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Capaian ini disiapkan menjelang peluncuran nasional yang akan dilakukan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Sederet Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam Percepatan Pembentukan Program KDKMP
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni menilai capaian tersebut sebagai bukti keseriusan daerah dalam menerjemahkan program strategis nasional berbasis ekonomi kerakyatan.
Ia menyebut keberhasilan Bojonegoro yang telah memastikan seluruh koperasi yang dibentuk sudah memiliki badan hukum yang jelas.
“Ini progres yang sangat positif. Ketika 100 persen koperasi sudah berbadan hukum, artinya pondasinya kuat. Tinggal memastikan manajemen dan keberlanjutannya berjalan optimal,” kata Sri Wahyuni, Selasa (28/4/2026).
Politisi dari daerah pemilihan Bojonegoro–Tuban ini juga menilai pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) laporan keuangan dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai langkah strategis.
Hal itu dinilai penting untuk mendorong tata kelola koperasi yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Baca Juga: 1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto
Meski demikian, Sri Wahyuni mengingatkan agar keberhasilan tidak hanya berhenti pada aspek administratif semata. Koperasi harus benar-benar hadir dan berfungsi untuk mensejahterakan masyarakat.
“Jangan hanya berdiri secara administratif. Koperasi harus hidup, mampu memutus rantai pasok, menekan harga kebutuhan, dan meningkatkan pendapatan anggota,” tegasnya.
Ia pun mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala di lapangan, mulai dari persoalan lahan hingga administrasi aset, melalui sinergi lintas sektor agar target nasional tidak terganggu.
Saat ini, Pemkab Bojonegoro telah mencatatkan legalitas koperasi mencapai 100 persen, perizinan usaha 84,4 persen, dan ratusan koperasi telah melaksanakan RAT.
Baca Juga: Komitmen Lintas Sektor Sidoarjo dalam Perkuat Ekonomi Desa Lewat Gerai KDKMP
Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 KDKMP ditargetkan menjadi bagian dari peluncuran perdana 1.000 koperasi secara nasional pada 18 Mei mendatang.
Secara bertahap, pemerintah pusat menargetkan peluncuran total 50.000 koperasi di seluruh Indonesia pada 17 Agustus 2026.
“Kalau ini dikawal serius, Bojonegoro berpeluang besar menjadi role model pengembangan koperasi desa, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di tingkat nasional,” tandas Sri Wahyuni.
Editor : Zein Muhammad