Rabu, 30 Sep 2026 20:38 WIB

Gebyar Seni Budaya di Museum Mpu Tantular, Momen Bangkitkan Budaya Jaranan Sidoarjo 

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Minggu, 26 Apr 2026 16:21 WIB
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, bersama kesenian Jaranan Jawi di utara Museum Empu Tantular.
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, bersama kesenian Jaranan Jawi di utara Museum Empu Tantular.

selalu.id – Kebangkitan kesenian tradisional di Kabupaten Sidoarjo mulai menemukan momentumnya dari ruang-ruang komunitas. Di tengah arus modernisasi, para pelaku seni menunjukkan bahwa budaya lokal seperti jaranan bantengan di Sidoarjo masih memiliki daya hidup yang kuat dan terus dirawat oleh masyarakatnya.

Gambaran itu terlihat dalam gelaran Halal Bihalal yang dirangkai dengan Gebyar Seni Budaya di pelataran Museum Mpu Tantular, Sidoarjo, Minggu (26/4/2026). Ratusan warga hadir, memadati area kegiatan, menikmati suasana kebersamaan yang tidak hanya diwarnai tradisi saling memaafkan, tetapi juga perayaan budaya khas daerah.

Baca Juga: GSJT Protes Barcode Solar Bersubsidi, Ratusan Truk Towing Padati Surabaya

Dentum kendang dan suara selompret mengawali pertunjukan. Para penari jaranan dan pembarong bantengan tampil enerjik, menghadirkan kekuatan gerak, unsur magis, dan nilai estetika yang menjadi ciri khas kesenian tradisional Sidoarjo. Antusiasme penonton menjadi penanda bahwa kesenian ini tetap hidup di tengah masyarakat.

Di tengah dinamika tersebut, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, turut terlibat langsung. Ia bahkan dipercaya menjalankan peran sebagai “Bopo” dalam prosesi ritual pembuka, sebuah posisi penting dalam memastikan pertunjukan berlangsung aman dan penuh makna.

Namun di balik kemeriahan itu, terselip catatan mengenai kondisi budaya di Sidoarjo. Warih menilai, geliat kesenian daerah belum sepenuhnya ditopang oleh gerakan yang terstruktur dan berkelanjutan.

"Budaya di Sidoarjo ini sudah menurun jauh. Tidak ada gerakan, tidak ada upaya yang signifikan," ujar Warih dengan nada serius di tengah kerumunan para penggiat seni, Minggu 26 April 2026.

Baca Juga: Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Menurutnya, kekuatan komunitas perlu diperkuat dengan dukungan kebijakan, termasuk keberpihakan anggaran agar pelaku seni di Sidoarjo memiliki ruang berkembang yang lebih luas.

"Memberikan ruang bagi para seniman untuk berekspresi dan berorganisasi. Dukungan Anggaran," Kata Warih sekaligus bermaksud memperjuangkan alokasi anggaran dari berbagai instansi pemerintah untuk mendukung kegiatan kebudayaan.

Momen tersebut juga terasa lebih hangat karena bertepatan dengan hari ulang tahun Warih. Para seniman dan warga yang hadir spontan memberikan ucapan selamat, menciptakan suasana akrab yang memperlihatkan kedekatan antara tokoh publik dan komunitas budaya di Sidoarjo. 

Baca Juga: Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Apresiasi terhadap kegiatan ini turut disampaikan oleh pimpinan acara, Deki. Ia berharap keterlibatan langsung pejabat publik dapat menjadi dorongan bagi penguatan ekosistem budaya di daerah.

“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak Warih. Harapan kami, kehadiran dan dukungan langsung dari beliau tidak hanya menjadi respons positif, tetapi juga mampu menjadi stimulus bagi anggota DPRD lainnya serta jajaran pemerintahan untuk lebih proaktif dan turun tangan langsung dalam melestarikan kegiatan seni budaya di Kabupaten Sidoarjo,” ungkap Deki dengan semangat.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.

Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Sebanyak 9 ton beras yang diperuntukkan bagi warga miskin, khususnya di wilayah Surabaya nekat dijegal dan dijual murah oleh para pelaku.

Pemkot Surabaya Bidik Potensi Reklame di Ruang Publik Demi Genjot PAD

Informasi yang diterima selalu.id, reklame besar atau videotron itu milik swasta JJ Promotion.