Jumat, 04 Sep 2026 17:23 WIB

DPRD Jatim Gelar Bimtek, Dorong Informasi Komunikatif Bermanfaat Bagi Masyarakat

Sekretaris DPRD Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro saat kegiatan bimtek di Batu. (Foto: Dony/selalu.id).
Sekretaris DPRD Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro saat kegiatan bimtek di Batu. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Pesatnya arus informasi di ruang digital menuntut seluruh lembaga publik untuk beradaptasi sekaligus menjaga kredibilitas.

Sekretaris DPRD Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro menegaskan bahwa kecepatan penyampaian informasi tidak boleh mengorbankan akurasi dan kebenaran fakta.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Itu disampaikan Ali saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Hotel Royal Orchid, Kota Batu, Kamis (23/4/2026) malam.

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas MC, Protokol, Peran Media Serta Konten dalam Mendukung Kegiatan Pimpinan dan Anggota DPRD Jatim”.

"Tantangan komunikasi saat ini bukan lagi soal siapa yang paling cepat menyampaikan informasi, tetapi siapa yang paling tepat dan akurat dalam menyajikan fakta di lapangan. Informasi yang baik adalah yang sesuai kenyataan, jangan hanya mengejar kecepatan tapi mengabaikan ketepatan,” tegasnya.

Ali juga menyoroti maraknya keberadaan homeless media, yaitu kanal atau penyebar informasi yang tidak terikat pada standar dan kode etik jurnalistik, namun aktif memproduksi dan menyebarkan konten ke masyarakat.

Fenomena ini menjadi tantangan tersendiri bagi institusi resmi yang diwajibkan bekerja berdasarkan prinsip akuntabilitas dan kebenaran informasi.

“Saat ini siapa saja bisa menjadi penyebar informasi, namun belum tentu konten yang disampaikan memenuhi kaidah yang benar. Inilah yang harus kita waspadai dan antisipasi dengan meningkatkan kualitas komunikasi lembaga,” jelas dia.

Menurut Ali, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya yang bertugas di bidang kehumasan, protokol, dan pengelolaan media.

Kegiatan ini juga melibatkan akademisi dan praktisi untuk memperkaya wawasan terkait pengelolaan konten di era digital yang sesuai dengan kebutuhan publik.

“Kami ingin meningkatkan kompetensi, literasi digital, serta kemampuan tim dalam menciptakan konten yang komunikatif, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Dalam kesempatan tersebut, Sekretariat DPRD Jatim menghadirkan narasumber Gagas Gayuh Aji, yang merupakan Ketua Departemen Komunikasi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sekaligus praktisi media sosial.

Gagas menilai pengelolaan media sosial lembaga legislatif perlu mengalami transformasi mendasar, tidak hanya sekadar rutinitas mengunggah dokumentasi kegiatan.

Ia mengingat, meskipun jumlah pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai sekitar 143 juta orang, hal itu tidak otomatis membuat konten lembaga pemerintah akan mendapat perhatian publik.

“Permasalahan kita bukan karena jarang memposting, tetapi konten yang dibuat seringkali tidak mampu menarik perhatian hingga audiens mau berhenti sejenak untuk membaca atau menonton. Pola lama yang hanya menampilkan foto kegiatan internal sudah tidak relevan lagi,” kata Gagas.

Ia menekankan bahwa konten yang efektif adalah yang mampu menjawab kebutuhan dan keresahan masyarakat.

Baca Juga: Kabar Baik, Masyarakat Kini Bisa 'Cas' Mobil Listrik di Gedung DPRD Jatim

“Jangan hanya unggah apa yang kita lakukan, tapi tunjukkan juga apa manfaatnya bagi publik,” jelas Gagas.

Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, Gagas memperkenalkan strategi konten 3E, yaitu Educate (memberikan edukasi), Engage (membangun interaksi dua arah), dan Expose (membuka transparansi proses pembuatan kebijakan).

Selain itu, ia juga mendorong penerapan konsep riding the wave, yakni memanfaatkan momentum isu yang sedang viral untuk disampaikan dengan perspektif kelembagaan yang konstruktif.

Gagas menyarankan agar lembaga menghadirkan figur atau face of institution dalam konten.

Pendekatan yang lebih personal dengan penggunaan bahasa yang ringan dan luwes dinilai lebih efektif dalam membangun kedekatan, serta meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat dibandingkan gaya penyampaian yang kaku dan terlalu formal.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.