Kamis, 23 Jul 2026 04:33 WIB

760 Jemaah Haji Probolinggo Mayoritas Lansia Tiba di Surabaya

760 Jemaah Haji kloter 1–2 asal Probolinggo saat tiba di Asrama Haji Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).
760 Jemaah Haji kloter 1–2 asal Probolinggo saat tiba di Asrama Haji Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 760 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 1 dan 2 wilayah Malang, yang berasal dari Kabupaten Probolinggo, resmi tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (21/4/2026).

Kelompok ini menjadi gelombang pertama yang masuk ke asrama menjelang pemberangkatan ke Tanah Suci.

Baca Juga: Update Jemaah Haji Jatim Meninggal Dunia, Berikut Data Lengkapnya

Dari jumlah keseluruhan, sekitar 50 persen atau setengahnya merupakan jemaah lansia dengan rentang usia rata-rata di atas 50 tahun.

Meskipun jumlah lansia meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi kesehatan jemaah secara umum dinilai lebih baik.

Hal ini terlihat dari menurunnya jumlah jemaah yang membutuhkan alat bantu berupa kursi roda.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, As’adul Anam, menyatakan bahwa penurunan jumlah jemaah berisiko tinggi dan pengguna kursi roda tidak lepas dari proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan jauh lebih ketat tahun ini.

Baca Juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji

“Jika dilihat dari kondisi fisik, jemaah kita dalam keadaan sehat. Pengguna kursi roda tahun ini sangat minim, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai 10 hingga 15 orang per kloter. Ini berkat proses skrining dan cek kesehatan yang kami terapkan lebih ketat sejak tahap awal,” kata As’adul.

Begitu tiba di Asrama Haji Sukolilo, seluruh jemaah langsung mengikuti rangkaian proses administrasi yang terintegrasi.

Tahapan yang dilalui meliputi pendataan akomodasi, pengambilan gelang identitas, penyerahan dokumen perjalanan seperti paspor, hingga pendaftaran dan pengunduhan aplikasi resmi layanan haji, Nusuk.

Baca Juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

“Seluruh alur proses kami susun secara terpadu agar berjalan cepat dan efisien, mulai dari urusan tempat tinggal, identitas, dokumen, hingga akses aplikasi pendukung ibadah,” jelasnya.

Sebagai bekal selama di Tanah Suci, setiap jemaah juga telah menerima uang living cost sebesar 750 Riyal yang dibagikan secara langsung di lingkungan asrama.

Untuk jadwal keberangkatan kloter 1 dan 2 Embarkasi Surabaya dijadwalkan berangkat menuju Bandara Internasional Juanda pada Rabu (22/4/2026) pukul 02.00 WIB dini hari, sebelum kemudian melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.