Jumat, 04 Sep 2026 16:11 WIB

Longsor Pendam Pipa dan Tandon Warga, Pemkab Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 146 Warga Gondang

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat memberikan bantuan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat memberikan bantuan.

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, menyalurkan bantuan sosial kepada 146 warga terdampak longsor di Kecamatan Gondang. Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, di Balai Desa Kalikatir, Sabtu (18/4/2026).

Figur yang kerap disapa Gus Bupati itu menjelaskan bahwa bantuan yang diterima oleh para warga terdampak dari Desa Dilem dan Desa Kalikatir Kecamatan Gondang ialah berupa beras, perlengkapan sanitasi (hygiene kit), dan kebutuhan anak-anak dan balita.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

"Kita memberikan bantuan berupa beras, Hygiene kit, serta kebutuhan anak-anak, untuk warga masyarakat Dilem dan Kalikatir yang terdampak banjir dan longsor tersebut, totalnya yang (desa) Dilem ada 103 KK (kartu keluarga), Kalikatir ada 43, semoga bantuan ini dapat membantu untuk meringankan beban panjenengan yang terdampak," kata Gus Barra dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Pada momentum tersebut, Gus Bupati turut mengimbau kepada masyarakat Bumi Majapahit agar selalu siaga dan waspada akan bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrim. Ia juga menyatakan bahwa jajaran kepemerintahan Kabupaten Mojokerto akan senantiasa untuk memberi pelayanan optimal bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Kami imbau pada semua untuk tetap berhati-hati, kondisi cuaca yang saat ini tidak bisa diprediksi, tetap waspada, berhati-hati, tidak usah panik, insyaallah Pemkab akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, pada laporannya menyebut secara singkat terkait kronologi bencana longsor yang menimpa daerah di sekitar Desa Dilem dan Desa Kalikatir. Berdasarkan laporannya juga dapat diketahui bahwa longsor yang terjadi telah menimbun tandon dan pipa-pipa air yang tersambung di rumah warga.

"Pada tanggal 21 Maret 2026 malam, di wilayah Tahura Raden Soerjo dan sekitarnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama, sehingga menyebabkan banjir bandang yang merusak tandon air dan pipa yang menjadi sumber air bersih dari Desa Dilem dan Desa Kalikatir," ujar Kalaksa Rinaldi.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Rinaldi menambahkan sejak pasca tragedi bencana longsor tersebut, jajaran OPD Kabupaten Mojokerto terkait seperti DPRKPP, DPUPR, serta PMI, turut melaksanakan kegiatan pasca bencana. Ada tiga langkah kegiatan yaitu, asesmen atau pengamatan secara mendalam untuk menentukan langkah efektif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, penyediaan dan distribusi air bersih, hingga rencana kolaborasi bersama Pemprov Jawa Timur untuk perbaikan tandon air.

​"Pemkab Mojokerto melakukan kolaborasi dengan Pemprov Jawa Timur dalam penanganan perbaikan tandon secara darurat dan pipanisasi yang insyaallah nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR melalui anggaran BTT (belanja tidak terduga)," pungkas Rinaldi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.