Sabtu, 06 Jun 2026 08:50 WIB

Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis, Universitas Ciputra Surabaya Resmikan 3 Prodi Baru

Universitas Ciputra Surabaya saat meresmikan tiga program studi baru. (Dok. Humas UC Surabaya).
Universitas Ciputra Surabaya saat meresmikan tiga program studi baru. (Dok. Humas UC Surabaya).

selalu.id - Universitas Ciputra (UC) Surabaya meresmikan tiga program studi (Prodi) baru. Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan mendesak tenaga kesehatan secara nasional.

Tiga program studi itu diantaranya pendidikan dokter spesialis obstetri ginekologi, bedah, serta profesi psikolog tahun ajaran 2026/2027.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli Gandeng UC Surabaya: Edukasi Kesehatan, Siapkan Karir Generasi Muda

Rektor Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto mengatakan bahwa sekarang kebutuhan dokter spesialis benar-benar mendesak. Pihaknya langsung bergerak cepat membuka prodi baru.

"Kami ditugaskan membuka dua spesialis dan satu profesi psikologi, dan kami merespons dengan segera,” jelasnya, Sabtu (18/4/2026).

Prof Wirawan menyebut, tiga prodi yang dibuka yakni Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), Pendidikan Dokter Spesialis Bedah, serta Pendidikan Profesi Psikolog.

Tema yang diusung adalah “Integrating Mind, Body, and Surgical Excellence” guna mengintegrasikan keilmuan medis, psikologi, dan keterampilan bedah secara komprehensif.

"Animo pendaftar sangat tinggi, bahkan melampaui kuota yang ditetapkan, sehingga kampus mempertimbangkan penambahan kapasitas. Hal ini dinilai mencerminkan besarnya kebutuhan dokter spesialis dan psikolog, terutama untuk pemerataan layanan kesehatan," katanya.

Dalam pelaksanaannya, kampus menggandeng sejumlah rumah sakit sebagai wahana pendidikan klinis, termasuk RSUD dr. Soewandhie Surabaya.

Masa studi profesi psikolog ditempuh sekitar 1,5 tahun, sedangkan pendidikan dokter spesialis berlangsung selama empat tahun.

Baca Juga: Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya Soroti Paradoks Digital Indonesia

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, Sp.B., Fellow of Indonesian College of Surgeons (FINACS), Fellow of International College of Surgeons (FICS) menyebut kebutuhan dokter spesialis, khususnya bedah, masih belum terpenuhi.

“Produksi dokter spesialis masih kurang. Bahkan antrean operasi di rumah sakit masih panjang,” jelasnya.

Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, Sp.OG (K), Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (FER) menambahkan bahwa pembukaan program spesialis memerlukan persiapan kompleks, baik tenaga medis maupun fasilitas.

“Prosesnya tidak sederhana. Untuk pendidikan spesialis, pencatatan dan penanganan harus dilakukan oleh dokter spesialis. Ini menjadi tantangan tersendiri, sehingga kami menyiapkan sistem dan kolaborasi dengan rumah sakit agar kurikulum tetap berjalan,” terangnya.

Prof Hendy mengatakan bahwa ketersediaan pasien menjadi faktor penting dalam pembelajaran klinis, serta didukung fasilitas modern, termasuk teknologi operasi minimal invasif.

Baca Juga: UC Fair dan UC Play 2026, Gebrakan Universitas Ciputra Surabaya Ciptakan Entrepreneur Muda

“Kami menggunakan pendekatan operasi minimal, tetapi dengan teknologi yang canggih. Semua peralatan dan fasilitas kami siapkan untuk menunjang kualitas pendidikan,” bebernya.

Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Universitas Ciputra, Dr. Stefani Virlia, M.Psi., menjelaskan kurikulum profesi psikolog kini mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2022 dengan empat latar layanan utama.

“Tahun ini profesi psikolog mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2022. Kalau dulu mahasiswa memilih satu peminatan, sekarang ada empat latar layanan yang harus ditempuh, yaitu kesehatan, pendidikan, tempat kerja, dan komunitas. Setiap latar memiliki praktik lapangan minimal 270 jam sehingga lulusan menjadi psikolog umum yang bisa menangani berbagai kasus,” katanya.

Program ini ditempuh selama tiga semester dengan fokus teori, praktikum, serta praktik lapangan di berbagai institusi seperti puskesmas, rumah sakit, lembaga pendidikan, perusahaan, hingga komunitas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.