Minggu, 06 Sep 2026 08:11 WIB

Inovasi Pelayanan Publik di Jember dapat Apresiasi, Gus Fawait Diganjar PWI Jatim Award 2026

Foto pengahargaan PWI Jatim Award 2026 untuk Bupati Jember Muhamad Fawait ( foto: dok.diskominfo jember)
Foto pengahargaan PWI Jatim Award 2026 untuk Bupati Jember Muhamad Fawait ( foto: dok.diskominfo jember)

selalu.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali menuai apresiasi. Bupati Jember, Gus Fawait, meraih penghargaan bergengsi dalam ajang PWI Jatim Award 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI Jawa Timur yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya, Pada Kamis malam, (16/4/2026) 

Baca Juga: Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait dinobatkan sebagai Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik.

Mewakili Bupati Jember, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Dalam keterangannya, Gus Fawait menyampaikan rasa terima kasih kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan. Ia menilai penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember,” ujarnya.

Baca Juga: Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Gus Fawait menjelaskan, terdapat tiga program unggulan yang menjadi motor penggerak peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Jember. Ketiga program tersebut yakni UHC Prioritas, Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta), serta Wadul Gus’e," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, Program UHC Prioritas menjamin seluruh warga Jember yang memiliki KTP Jember, khususnya masyarakat kurang mampu, untuk mendapatkan akses layanan kesehatan gratis di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program Peta Cinta bertujuan memangkas birokrasi layanan administrasi kependudukan. Melalui program ini, masyarakat kini dapat mencetak KTP dan Kartu Keluarga langsung di kantor kecamatan tanpa harus ke pusat kota," terangnya.

Baca Juga: Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Adapun program Wadul Gus’e menjadi sarana komunikasi langsung antara masyarakat dengan bupati. Melalui platform ini, warga dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun ide secara langsung demi perbaikan pelayanan publik.

Gus Fawait juga menegaskan bahwa ketersediaan logistik layanan seperti blangko KTP di tingkat kecamatan akan terus dijaga agar program berjalan optimal,
 Ia pun mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menyampaikan masukan.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Jember dan seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Jember. Mari kita melangkah bersama menuju Jember Baru, Jember Maju,” tandasnya.(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.