Sabtu, 05 Sep 2026 09:07 WIB

Proyek Bozem Simohilir Surabaya Bikin Sengsara Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Apr 2026 20:08 WIB
Proyek Bozem Simohilir Surabaya. (Dok. Istimewa).
Proyek Bozem Simohilir Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya, Josiah Michael menyoroti perluasan Bozem Simohilir. Ia mendesak Pemkot agar proyek itu dihentikan.

Josiah menilai proyek yang digarap Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) berpotensi merugikan warga karena diduga tidak didukung kajian komprehensif.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Ia menemukan indikasi kuat bahwa proyek perluasan Bozem Simohilir tidak dilandasi feasibility study (FS) yang memadai.

Perluasan tersebut terkesan hanya bertumpu pada status kepemilikan lahan oleh Pemerintah Kota Surabaya, khususnya tanah Surat Ijo atau Izin Pemakaian Tanah (IPT) yang saat ini ditempati warga.

“Pendekatan seperti ini berbahaya, karena mengabaikan aspek sosial, ekonomi, dan rasa keadilan masyarakat,” tegas Josiah, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan warga penghuni lahan IPT tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memperoleh hak menempati lahan dengan biaya, sehingga memiliki kepentingan yang harus dilindungi.

Fraksi PSI juga mencatat dampak proyek ini cukup besar. Sedikitnya hampir 200 unit rumah berpotensi terdampak jika perluasan tetap dijalankan.

“Ini bukan angka kecil. Ini menyangkut kehidupan dan keberlangsungan ekonomi warga,” jelas anggota Komisi C DPRD Surabaya ini.

Selain itu, Josiah mempertanyakan dasar pengambilan keputusan proyek tersebut jika benar tidak berbasis kajian teknis yang matang. Ia menilai persoalan ini bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan menyangkut nasib masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Di sisi lain, Josiah juga menyoroti penyebab banjir di kawasan Simohilir yang dinilai tidak sepenuhnya berasal dari faktor permukiman warga.

Menurutnya, ada indikasi persoalan muncul akibat kurang optimalnya pemeliharaan infrastruktur oleh DSDABM.

Kondisi Bozem Simohilir sebelumnya disebut mengalami pendangkalan serta dipenuhi enceng gondok.

Selain itu, sistem drainase, termasuk box culvert di wilayah hilir, dinilai perlu dievaluasi, terutama terkait pembersihan dan sedimentasi.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

“Dulu saat awal dibangun, infrastruktur ini efektif mengurangi banjir. Artinya, perlu dilihat apakah pemeliharaannya sudah maksimal atau belum,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, Fraksi PSI DPRD Surabaya meminta agar proyek perluasan Bozem Simohilir dihentikan sementara.

Evaluasi menyeluruh berbasis kajian teknis objektif dan mempertimbangkan aspek sosial masyarakat dinilai menjadi langkah mendesak.

“Kami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret yang benar-benar melindungi kepentingan warga,” pungkas Josiah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.