Licinnya Aksi Ki Bedil dalam Bisnis Senpi Ilegal: 20 Tahun Tak Terendus, Untung Ratusan Juta
- Penulis : Zein Muhammad
- | Selasa, 14 Apr 2026 15:35 WIB
selalu.id - Kualitas produk senjata api (senpi) ilegal karya TS alias Ki Bedil membuat harga jual bisa mencapai Rp20 juta.
Ki Bedil dikenal sebagai sosok yang licin, mungkin karena pengalaman panjang di dunia jual beli senpi ilegal.
Baca Juga: Usut Dugaan Penyerobotan Lahan 13 Tahun di Pasuruan, Bareskrim Temukan Bukti Khusus
"Saudara TS alias Ki Bedil ini cukup licin dan lihai. Selama ini dia bergerak di bawah bayang-bayang dan baru pertama kali tertangkap setelah 20 tahun dia beroperasi," kata Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Arsya Khadafi, Selasa (14/4/2026).
Arsya menjelaskan, Ki Bedil punya mekanisme sendiri saat menjual senpi ilegal. Pembeli tak bisa bertemu langsung dengannya.
Ki Bedil menjual senpi ilegal melalui perantara atau broker, namanya Asep Saepudin alias AS, laki-laki berusia 41 tahun.
AS memasarkan senjata-senjata tersebut melalui media sosial (medsos). Setelah kesepakatan harga tercapai dan pembayaran diterima, barang akan dikirimkan ke alamat yang telah ditentukan pembeli.
Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Diamankan
"Modusnya, saat barang dipesan dan pembayaran diterima, barang dikirimkan di alamat yang ditentukan pembeli. Kami mengamankan satu buah pistol kaliber 22 beserta peluru dan satu buah senapan setengah jadi dari tangan AS," sebut Arsya.
Sebelum Ki Bedil berhasil diringkus, polisi sempat menggencarkan penindakan terhadap para perajin dan penjual senpi ilegal di wilayah Cipacing, Jabar, beberapa waktu lalu.
Saat itu Ki Bedil tak tertangkap. Dia sempat menghilang dan beroperasi di bawah tanah dalam menjalankan bisnis gelap jual beli senpi ilegal.
Baca Juga: Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak
Sejak saat itu, Ki Bedil menjalankan bisnis dengan sangat tertutup.
"Pada saat itu, pernah ada proses penegakan hukum di wilayah Cipacing untuk senjata api ilegal. Kemudian, saudara TS ini menghilang dan kemudian dia bekerja sendiri dengan sangat hati-hati dan berdasarkan pesanan dari orang yang hanya dia percayai," jelasnya.
Editor : Zein Muhammad