Bupati Sidoarjo Berangkatkan Atlet Popda dan Peparpeda, Bonus hingga Beasiswa Disiapkan
- Penulis : Ariyanto
- | Senin, 02 Nov 2026 13:59 WIB
selalu.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ingin pembinaan atlet pelajar tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Selain target prestasi, pemkab juga menyiapkan dukungan pendidikan, beasiswa, sampai sistem pendampingan lintas OPD agar masa depan atlet tetap terjaga.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Sidoarjo Subandi saat melepas kontingen untuk POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam
Subandi mengatakan kebanggaannya kepada para atlet yang akan berlaga di tingkat provinsi. Ia menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik daerah yang sudah ditempa latihan panjang.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Sidoarjo. Kalian telah ditempa melalui latihan panjang. Sekarang saatnya menunjukkan kemampuan dan membuktikan bahwa Sidoarjo wayahe juara," kata Subandi.
Ia meminta slogan Sidoarjo Wayahe Juara tidak hanya jadi penyemangat, tapi benar-benar diwujudkan. Para atlet juga diingatkan agar tidak hanya mengejar bonus, melainkan menjadikan ajang ini untuk mengharumkan nama keluarga dan daerah.
Di luar urusan medali, Pemkab Sidoarjo fokus menjaga keberlanjutan karier atlet. Salah satunya lewat jalur pendidikan.
"Kalau anak-anak kita masih SMP dan ingin melanjutkan ke SMA, kita usahakan mereka bisa masuk SMA negeri. Nanti kita komunikasikan dan koordinasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten maupun Provinsi," jelas Subandi.
Pemkab juga membuka skema beasiswa agar atlet bisa tetap sekolah sekaligus berlatih. Langkah ini diharapkan bisa menahan atlet potensial agar tidak pindah ke daerah lain.
"Jangan sampai anak-anak kita yang memiliki prestasi justru pindah ke daerah lain. Mereka ini bibit-bibit dan aset Sidoarjo yang harus kita jaga serta bina," tegasnya.
Untuk memperkuat pembinaan, Subandi akan melakukan pemetaan peran OPD. Nantinya setiap perangkat daerah akan ditugaskan mendampingi cabang olahraga tertentu.
Baca Juga: Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar
"Kita akan mapping OPD. Masing-masing OPD akan memiliki tanggung jawab mendampingi atlet. Jadi bukan sekadar mendampingi, tetapi juga ikut memperhatikan dan memastikan pembinaan mereka berjalan," ungkapnya.
Soal apresiasi, pemerintah daerah tetap menyiapkan uang pembinaan. Atlet yang meraih medali emas akan mendapatkan Rp15 juta.
Kepala Disporapar Sidoarjo, Rudi Setyawan, melaporkan total kontingen yang dikirim sebanyak 429 orang, terdiri dari atlet dan ofisial.
Untuk POPDA XV, pertandingan digelar di Surabaya pada 30 Oktober - 5 November 2026 dan di Kabupaten Ngawi pada 4-11 November 2026. Ngawi juga jadi tuan rumah pembukaan.
“Kontingen Kabupaten Sidoarjo yang diberangkatkan berjumlah 429 orang, terdiri atas atlet dan ofisial. Untuk pertandingan yang dilaksanakan di Kabupaten Ngawi, terdapat 252 atlet serta 52 pelatih dan ofisial,” ujar Rudi.
Baca Juga: Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan
Sementara untuk PEPARPEDA III, Sidoarjo memberangkatkan 24 orang. Rinciannya 16 atlet dan 8 pelatih yang akan turun di 4 cabor: atletik, renang, bulu tangkis, dan tenis meja.
“Untuk PEPARPEDA III, Kabupaten Sidoarjo mengirimkan 16 atlet dan delapan pelatih dengan total 24 orang. Cabang olahraga yang diikuti meliputi atletik, renang, bulu tangkis, dan tenis meja,” jelasnya.
Keberangkatan kontingen ini mengacu pada UU No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, PP No 46 Tahun 2019, dokumen perencanaan Disporapar, serta surat dari Dispora Jatim tertanggal 27 Oktober 2026.
Rudi berharap seluruh atlet, pelatih, dan ofisial bisa tampil maksimal dan membawa prestasi untuk Kabupaten Sidoarjo di kancah Jawa Timur.
Editor : Achmad Supriyadi