Kamis, 03 Sep 2026 14:50 WIB

Info Rek! Parkir Kebun Binatang Surabaya Bakal Seperti Gerbang Tol Lho..

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Apr 2026 13:58 WIB
Kebun Binatang Surabaya. (Dok. Istimewa).
Kebun Binatang Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menerapkan sistem parkir digital atau pembayaran non-tunai di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transparansi serta digitalisasi layanan parkir di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Jamin Hak Bagi Hasil Jukir 40 Persen Cair H+1, Dishub Surabaya: Yang Tak Tertib Sanksi Tegas!

Direktur Keuangan dan SDM KBS, Muhammad Nahroni, mengatakan penerapan parkir digital telah dimulai sejak 16 Maret 2026, setelah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya menjelang libur Lebaran.

“Implementasi sudah berjalan sejak sebelum Lebaran. Saat awal diterapkan, alhamdulillah tidak ada kendala berarti,” jelasnya, Selasa (14/4/2026).

Nahroni mengatakan, koordinasi intensif dilakukan karena sistem ini tergolong baru, baik bagi pengelola maupun pengunjung. Meski demikian, proses adaptasi dinilai berjalan cukup mulus.

Dari sisi tarif, tidak ada perubahan dibanding sebelumnya. Parkir sepeda motor tetap Rp5.000 dan mobil Rp10.000 dengan sistem tarif flat. Pembayaran dilakukan secara non-tunai menggunakan berbagai metode, seperti QRIS hingga kartu uang elektronik.

“QRIS bisa, e-money juga bisa digunakan di sini,” katanya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Meski mendapat respons positif dari pengunjung, Nahroni mengakui masih ada tantangan saat kondisi ramai.

Transaksi menggunakan QRIS dinilai membutuhkan waktu lebih lama, sehingga berpotensi menimbulkan antrean.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengelola berencana menambah perangkat pembayaran, terutama saat lonjakan pengunjung dengan skema mirip sistem gerbang tol.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

“Kami akan tambah alat ketika ramai, supaya prosesnya bisa lebih cepat,” bebernya.

Selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri 2026, jumlah pengunjung KBS tercatat mencapai sekitar 40 ribu orang. Mayoritas merupakan keluarga yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata edukasi.

Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit. Sementara itu, keberadaan Tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)–KBS turut menyumbang sekitar 40 hingga 49 persen arus kunjungan ke kawasan wisata tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.