Senin, 02 Nov 2026 19:12 WIB

Ini Dia Tampang Ki Bedil, Sang Pembuat Senpi Ilegal Bagi Para Pelaku Kejahatan Jalanan

TS alias Ki Bedil. (Dok. Bareskrim Polri).
TS alias Ki Bedil. (Dok. Bareskrim Polri).

selalu.id - TS alias Ki Bedil, sang pembuat senjata api (senpi) ilegal asal Jawa Barat kini telah diproses hukum oleh Bareskrim Mabes Polri.

Aksi senyap lelaki 58 tahun ini terbongkar setelah 20 tahun beroperasi.

Baca Juga: Usut Dugaan Penyerobotan Lahan 13 Tahun di Pasuruan, Bareskrim Temukan Bukti Khusus

Ki Bedil sangat kesohor bagi pelaku kejahatan jalanan (street crime). Namun, para pembeli tak pernah bertemu bahkan tahu sosok Ki Bedil.

Dia bisa membuat senpi jenis revolver atau pistol, maupun senpi jenis laras panjang. Akurasi senpi yang dibuatnya pun tak diragukan karena dia pernah bekerja di industri pembuatan senapan angin.

Ki Bedil akhirnya ditangkap Satuan Reserse Mobile Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Satresmob Bareskrim Polri) di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jabar. 

Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Diamankan

Dia ditangkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat melalui hotline 'Bang Resmob'.

"Ki Bedil ini adalah orang yang sudah cukup terkenal di kalangan para pelaku street crime dan juga pemburu ilegal," kata Kasat Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Arsya Khadafi, Senin (13/4/2026).

Bareskrim Polri kini tengah mengembangkan kasus tersebut dengan memburu para pembeli senjata dari Ki Bedil. 

Baca Juga: Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak

Langkah tegas ini diambil sesuai instruksi Kabareskrim Komjen Syahardiantono untuk menekan angka kejahatan jalanan yang menggunakan senjata api ilegal.

"Kami akan mengembangkan juga pada para pelaku yang saat ini sudah membeli senjata dari Ki Bedil dan juga yang sudah menggunakannya," tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.

Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Melalui langkah ini, hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus menambah ketersediaan stok pasar jelang Natal dan Tahun Baru.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.