Jumat, 04 Sep 2026 15:42 WIB

Harga Plastik Kini Naik hingga 60 Persen, Pemkot Surabaya Siapkan Solusinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Apr 2026 16:19 WIB
Pemkot Surabaya saat monitoring pasar di tengah harga plastik yang kini naik. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Pemkot Surabaya saat monitoring pasar di tengah harga plastik yang kini naik. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Kenaikan harga plastik hingga 60 persen mulai berdampak pada pelaku usaha di Surabaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memantau pasar dan mendampingi UMKM agar tidak ikut menaikkan harga jual.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Mia Santi Dewi, mengungkapkan kenaikan harga plastik dipicu faktor global, terutama pasokan dan harga energi dunia.

“Memang kenaikan harga plastik sekarang ini cukup signifikan, sekitar 30 sampai 60 persen. Ini dipicu pasokan global dan harga energi yang tidak bisa kita hindari,” jelasnya, Kamis (9/4/2026).

Mengantisipasi dampak tersebut, Pemkot Surabaya melakukan monitoring harga dan ketersediaan barang di pasar secara rutin. Selain itu, pendampingan juga diberikan langsung kepada pelaku UMKM untuk menekan lonjakan biaya produksi.

Menurut Mia, kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha karena berdampak langsung pada biaya kemasan.

Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga jual di tingkat konsumen.

“Yang paling terasa memang dibiaya produksi. Karena itu kami dampingi UMKM untuk melakukan inovasi, terutama pada kemasan,” katanya.

Salah satu langkah yang didorong adalah peralihan dari kemasan plastik ke bahan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Upaya ini dinilai dapat menekan biaya produksi sekaligus menjaga stabilitas harga.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Tidak harus selalu pakai plastik, bisa pakai bahan lain yang lebih ekonomis,” tegas Mia.

Selain itu, perubahan pola penjualan juga mulai didorong, seperti mengurangi penggunaan kemasan kecil dan beralih ke penjualan dalam jumlah lebih besar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Dinkopumdag memastikan kenaikan harga plastik memang terjadi di sejumlah toko dan pasar. Meski begitu, keluhan dari pelaku usaha disebut belum signifikan.

“Sampai sekarang keluhan belum banyak, tapi kami tetap antisipasi karena ke depan situasinya bisa berubah,” tambahnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Pemkot Surabaya juga menjalin komunikasi dengan distributor untuk mempersingkat rantai pasok.

Langkah ini diharapkan dapat menekan harga bahan baku agar lebih kompetitif di tingkat pelaku usaha.

Ke depan, pendampingan terhadap UMKM akan terus diperkuat agar pelaku usaha tetap mampu bertahan di tengah tekanan biaya produksi, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Kami ingin UMKM tetap jalan, produksi tidak berhenti, harga tetap terkendali, dan daya beli masyarakat tidak turun,” pungkas Mia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.