Senin, 20 Jul 2026 13:43 WIB

Next Plan Eri Cahyadi: Sulap Pasar Akik Kayoon jadi Ikon Wisata Baru Surabaya, Bisakah?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Apr 2026 13:26 WIB
Wali Kota SUrabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Pasar Akik Kayoon. (Dok. Diskominfo Surabaya)
Wali Kota SUrabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi Pasar Akik Kayoon. (Dok. Diskominfo Surabaya)

 selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan ingin membuat Pasar Batu Permata Kayoon di Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, menjadi ikon wisata baru.

Namun, kata Eri, rencana tersebut masih terganjal persoalan status kepemilikan lahan yang hingga kini belum jelas. Oleh sebab itu, Pemkot Surabaya belum melakukan penataan karena kawasan tersebut bukan aset pemkot.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

“Pusatnya batu permata itu di Kayoon. Jadi perlu sentuhan, tapi saya belum tahu ini asetnya siapa. Kalau bukan aset pemkot, harus izin dulu ke pemiliknya,” ujar Eri, Minggu (5/4/2026). 

Diketahui, lahan Pasar Kayoon diduga merupakan aset milik pemerintah provinsi atau Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kondisi ini pun membuat rencana penataan kawasan selama ini belum bisa direalisasikan.

Eri pun menargetkan dalam waktu satu minggu sudah ada kepastian terkait izin pengelolaan. Jika disetujui, pembangunan dan penataan kawasan baru bisa dijalankan pada tahun ini. “Kalau nanti diizinkan, baru bisa kita bangun,” katanya.

Meski demikian, ia tetap menargetkan kawasan tersebut dapat menjadi ikon baru Kota Surabaya, bahkan diharapkan bisa diperkenalkan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya pada Mei mendatang. 

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Target itu, lanjutnya, dinilai bergantung pada proses perizinan yang hingga kini belum rampung.

Di sisi lain, Ketua Persatuan Pedagang dan Pengrajin Batu Permata Indah (P3-BAPIN) Kayoon, Nuri Fansyah menyebut bahwa pedagang berharap rencana tersebut tidak berhenti pada wacana. 

Saat ini terdapat sekitar 60 stan pedagang yang masih bertahan. “Kurang lebih ada 60 stan, baik yang buka maupun tutup,” ujarnya.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Ia menilai kondisi ekonomi yang belum stabil membuat aktivitas perdagangan di kawasan tersebut belum kembali pulih. 

Pedagang pun berharap ada langkah konkret agar pasar bisa kembali ramai dan berkembang. “Harapannya pasar ini bisa lebih hidup dan ada dukungan berkelanjutan,” pungkas Nuri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Ini adalah trofi kedua kalinya bagi La Furia Roja setelah yang pertama di 2010 alias 16 tahun lalu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tipis Bosku, Seperti Kemenangan Spanyol vs Argentina

Dikutip dari situs Logam Mulia Antam, satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp1.449.500.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Semua Bintang Lagi Baik, Dari Keuangan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua diulas lengkap hari ini.

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.