Senin, 19 Okt 2026 01:59 WIB

Viral! Pedagang di Kodam Surabaya Pamer Kekayaan, Warganet: Mungkin dia CEO yang Menyamar

Tangkapan layar video viral pedagan di Kodam Surabaya pamer kekayaan
Tangkapan layar video viral pedagan di Kodam Surabaya pamer kekayaan

selalu.id - Sebuah kejadian unik terjadi di kawasan street food Lapangan Kodam V/Brawijaya. Seorang pedagang tisu menjadi viral karena memamerkan kekayaannya.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram (IG) @doyanmasak, terlihat seorang perempuan yang tengah menikmati jajanan. Dari narasi yang disertakan di video tersebut, diketahui perempuan berkacamata yang mengenakan kaos kuning dan dipadukan dengan topi putih itu sedang membuat konten. 

Baca Juga: Dugaan Video Call Mesra dengan Pria Tersebar, Ruben Onsu Lapor ke Polda Metro Jaya

“Lagi bikin konten review hasil hunting jajanan di Kodam, tiba-tiba…,” tulis pemilik konten dalam videonya.

Saat artikel ini ditulis, video tersebut telah mendapat 3.606 suka dengan 248 komentar, serta diposting ulang sebanyak 149 kali dan diteruskan hingga 249 kali. 

Yang membuat video itu menjadi unik dan viral bukanlah cara perempuan tersebut me-review jajanan, melainkan percakapan orang yang berada di belakangnya. 

Diceritakan pada keterangan video di akun IG @doyanmasak itu, kejadian bermula saat seorang bapak pedagang tisu menawarkan dagangannya kepada orang di belakang perempuan tersebut. 

Suasana santai mendadak menjadi tegang ketika bapak tersebut tiba-tiba menceritakan kehidupannya dengan volume suara yang meninggi. Ia mengatakan bahwa berjualan tisu bukanlah pekerjaan utamanya. 

Baca Juga: Heboh! Ada Lubang Hitam Muncul di Google Maps, Berikut Faktanya

“Orang biasanya cuma ngeliat casing nya aja. Saya juga biasanya kerja kalau pagi, malam baru jualan. Dipikir saya nggak punya apa-apa,” katanya dengan nada pamer. 

Nada bicaranya semakin emosional, ia menyebutkan bahwa dirinya sanggup menghabiskan uang yang cukup banyak hanya untuk makan dan rokok. 

“Orang makan cuma habis Rp 50.000 aja kok gaya. Saya tiap hari makan di sini 3 kali sehari lho. Itu belum rokoknya, sehari saya habis 3 bungkus,” ujarnya. 

Pria tersebut juga mengklaim bahwa ia memiliki mobil di rumah. Menurutnya, orang-orang yang datang ke Kodam terlalu banyak gaya, padahal hanya mengendarai motor. 

Baca Juga: Bupati Probolinggo Sidak RSUD Waluyo Jati Kraksaan Usai Viral Video Pasien Terlantar Hingga Meninggal

“Saya aja punya mobil di rumah nggak sombong. Apanya yang harus disombongkan, ini kan cuma titipan,” tuturnya. 

Pengunggah video mengaku tidak tahu apa motif omongan bapak tersebut. Kejadian tersebut menjadi perhatian warganet. Beragam reaksi mereka tinggalkan di kolom komentar. 

“Mungkin dia CEO yang sedang menyamar,” tulis pemilik akun @kajengsekar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.