Jumat, 04 Sep 2026 16:15 WIB

Iklan Film Horor di Bundaran PTC Surabaya Bikin Takut Anak-anak, DPRD Desak Satpol PP Tindak Tegas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Apr 2026 08:00 WIB
Iklan film horor Aku Harus Mati pada Videotron di Bundaran PTC Surabaya. (Dok. Istimewa).
Iklan film horor Aku Harus Mati pada Videotron di Bundaran PTC Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Tayangan iklan film horor di videotron kawasan Bundaran Pakuwon Trade Center (PTC) Surabaya dikeluhkan warga. Iklan horor itu dianggap mengganggu bahkan bikin takut anak kecil.

Apalagi, tulisannya yang tak pantas dibaca: Aku Harus Mati, jual jiwa demi harta. Film itu tayang tanggal 2 April 2026.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Soal tayangan iklan film horor ini, DPRD Kota Surabaya pun bersuara. Dewan meminta penertiban segera karena dinilai meresahkan, terutama bagi anak-anak.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Josiah Michael mengaku telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait materi iklan yang ditayangkan di videotron tersebut.

Videotron yang berada di seberang Pakuwon Mal itu menampilkan promosi film horor berjudul 'Aku Harus Mati'.

Tayangan tersebut dinilai memicu rasa takut sekaligus memunculkan pertanyaan dari anak-anak yang melintas.

“Saya menerima banyak keluhan dari orang tua. Anak-anak mereka bertanya soal kalimat di iklan itu, dan itu membuat resah,” ungkap Josiah, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, aturan reklame di Surabaya secara tegas melarang materi yang menimbulkan ketakutan atau keresahan di ruang publik. Ia menilai konten tersebut sudah melanggar ketentuan.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Aturannya jelas, reklame tidak boleh menimbulkan ketakutan. Ini sudah masuk kategori meresahkan,” tegasnya.

Josiah mendesak Satpol PP dan dinas terkait segera mengambil tindakan tegas, termasuk menurunkan atau menghentikan tayangan iklan tersebut.

“Harusnya ditake down (diturunkan). Tinggal kita lihat, berani tidak Satpol PP dan dinas terkait menertibkan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti maraknya pelanggaran reklame lain di Surabaya, khususnya iklan rokok yang dinilai tidak sesuai aturan.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Salah satunya disebut terjadi di kawasan underpass Jalan Mayjen Sungkono yang disebut berlangsung cukup lama tanpa penindakan.

“Banyak pelanggaran reklame, termasuk iklan rokok. Ini harus jadi evaluasi serius,” kata Josiah.

DPRD meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan pengawasan lebih ketat terhadap seluruh materi reklame agar tidak melanggar aturan dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.