Senin, 07 Sep 2026 06:31 WIB

Melihat dari Dekat Sistem Pengawasan Terintegrasi KSOP Tanjung Perak Surabaya

KSOP Tanjung Perak Surabaya. (Dok. KSOP Tanjung Perak).
KSOP Tanjung Perak Surabaya. (Dok. KSOP Tanjung Perak).

selalu.id - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Surabaya memaparkan mekanisme pengawasan operasional di pelabuhan utama Jawa Timur.

Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak, Saifullah menegaskan bahwa sistem yang berjalan berbasis parameter teknis dan sinergi antar instansi, bukan bekerja sendiri.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Menurutnya, karakteristik Pelabuhan Tanjung Perak yang memiliki arus logistik dan penumpang sangat tinggi menuntut pendekatan pengawasan yang terintegrasi.

“Pengawasan di pelabuhan tidak berdiri sendiri. Ada keterlibatan banyak pihak sesuai tupoksinya, sehingga pendekatannya saling melengkapi,” jelas Saifullah, Rabu (1/4/2026).

Penjelasan ini disampaikan terkait evaluasi pasca-terungkapnya kasus penyelundupan 209 ekor satwa liar di KM Dharma Rucitra VII pada 12 Maret 2026.

Saifullah mengatakan bahwa secara prosedur, pengawasan berjalan berbasis dokumen manifest muatan.

Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak Surabaya, Saifullah. (Foto: Dony/selalu.id).Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak Surabaya, Saifullah. (Foto: Dony/selalu.id).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Namun, untuk barang spesifik seperti satwa dilindungi, penindakan dan pengawasan teknis merupakan kewenangan instansi teknis terkait seperti BKSDA, Karantina, hingga Bea Cukai.

“Setiap instansi memiliki perannya masing-masing sesuai kewenangan. Penanganan dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

Pihaknya mengakui bahwa peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat koordinasi dan kesesuaian dokumen.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Saifullah menekankan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga kesadaran dan kepatuhan pengguna jasa dalam melaporkan muatan dengan jujur.

“Keterlibatan pengguna jasa sangat menentukan. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan,” tandasnya.

Hingga saat ini, KSOP memastikan terus melakukan perbaikan berkelanjutan dengan mengedepankan sinergi sebagai kunci utama keamanan dan kelancaran pelabuhan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.