Selasa, 21 Jul 2026 05:57 WIB

Melihat dari Dekat Sistem Pengawasan Terintegrasi KSOP Tanjung Perak Surabaya

KSOP Tanjung Perak Surabaya. (Dok. KSOP Tanjung Perak).
KSOP Tanjung Perak Surabaya. (Dok. KSOP Tanjung Perak).

selalu.id - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Surabaya memaparkan mekanisme pengawasan operasional di pelabuhan utama Jawa Timur.

Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak, Saifullah menegaskan bahwa sistem yang berjalan berbasis parameter teknis dan sinergi antar instansi, bukan bekerja sendiri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Menurutnya, karakteristik Pelabuhan Tanjung Perak yang memiliki arus logistik dan penumpang sangat tinggi menuntut pendekatan pengawasan yang terintegrasi.

“Pengawasan di pelabuhan tidak berdiri sendiri. Ada keterlibatan banyak pihak sesuai tupoksinya, sehingga pendekatannya saling melengkapi,” jelas Saifullah, Rabu (1/4/2026).

Penjelasan ini disampaikan terkait evaluasi pasca-terungkapnya kasus penyelundupan 209 ekor satwa liar di KM Dharma Rucitra VII pada 12 Maret 2026.

Saifullah mengatakan bahwa secara prosedur, pengawasan berjalan berbasis dokumen manifest muatan.

Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak Surabaya, Saifullah. (Foto: Dony/selalu.id).Plt Kasi Patroli dan Penindakan KSOP Tanjung Perak Surabaya, Saifullah. (Foto: Dony/selalu.id).

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Namun, untuk barang spesifik seperti satwa dilindungi, penindakan dan pengawasan teknis merupakan kewenangan instansi teknis terkait seperti BKSDA, Karantina, hingga Bea Cukai.

“Setiap instansi memiliki perannya masing-masing sesuai kewenangan. Penanganan dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

Pihaknya mengakui bahwa peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat koordinasi dan kesesuaian dokumen.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Saifullah menekankan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga kesadaran dan kepatuhan pengguna jasa dalam melaporkan muatan dengan jujur.

“Keterlibatan pengguna jasa sangat menentukan. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan,” tandasnya.

Hingga saat ini, KSOP memastikan terus melakukan perbaikan berkelanjutan dengan mengedepankan sinergi sebagai kunci utama keamanan dan kelancaran pelabuhan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.