Minggu, 19 Jul 2026 14:34 WIB

Warga Bojonegoro Ngaku Jadi Korban Pungli Anggota Polrestabes Surabaya, Ambil Motor Disuruh Bayar Rp3,5 Juta

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 31 Mar 2026 23:18 WIB
Ilustrasi pungli. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pungli. (Dok. Freepik).

selalu.id - Seorang pria asal Bojonegoro, Jawa Timur berinisial AH mengaku dimintai uang atau pungli oleh oknum anggota Unit Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) Satlantas Polrestabes Surabaya saat hendak mengambil motornya yang ditahan.

Motor Honda PCX bernopol S 4676 VE, itu ditahan usai terlibat kecelakaan dengan pengendara lain di Jalan Mastrip, Surabaya pada Selasa (17/3/2026) malam.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

AH mengatakan bahwa setelah terlibat kecelakaan itu, ia dan pengendara motor yang tertabrak telah sepakat berdamai.

“Kami sudah ada kesepakatan waktu itu. Saya juga sudah ngasih uang ganti rugi ke orangnya,” ungkap AH, Selasa (31/3/2026).

Merasa urusannya sudah selesai dengan korban, AH berniat mengambil sepeda motornya yang ditahan di Unit Lakalantas yang berada di lingkungan Polsek Dukuh Pakis Surabaya.

“Sebelum ke sana saya sudah ditelepon, kalau mau ambil motor saya harus bayar Rp5 juta. Saya tawar sampai Rp3,5 juta, dan sepakat,” jelasnya.

Untuk menembus motornya itu, AH bahkan sampai meminjam uang. Namun, uang yang terkumpul hanya Rp3 juta.

Ia pun segera menyerahkan uang tersebut kepada seorang anggota berpangkat Aipda berinisial MA.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

AH menambahkan, saat itu Aipda MA sempat marah karena uang yang diberikan tidak sesuai kesepakatan awal.

“Saya sampaikan kalau saya hanya mampu segitu (Rp3 juta). Tapi petugasnya tetap marah dan bilang kalau surat kuningnya sudah terlanjur di atas (diproses),” bebernya.

Kendati begitu, uang tersebut akhirnya diterima. Motor AH pun dikembalikan.

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya membantah adanya pungutan tersebut.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

“Itu tidak benar. Silakan narsum Anda langsung laporkan ke paminal Polrestabes jika memang ada pungli. Terima kasih,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Galih yang mengaku sedang berada di Jakarta menyatakan akan mengecek lagi kebenaran informasi dari masyarakat yang menjadi korban pungli tersebut.

Reporter : Moris Mangke 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tersebut menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola di Kota Delta.

520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Selain trofi dan uang pembinaan di setiap cabang lomba, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyiapkan hadiah paket umrah bagi para juara.