Kamis, 03 Sep 2026 14:28 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Tetap Berjalan Aman Meski ASN Kini WFA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Mar 2026 14:24 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menerapkan sistem work from anywhere (WFA) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN), pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan kebijakan tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan publik.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Ia menegaskan seluruh layanan kepada masyarakat tetap beroperasi secara penuh sejak hari pertama kerja.

“Pelayanan publik tidak boleh berhenti. Meskipun ada teman-teman yang masih WFA, layanan harus tetap berjalan,” jelas Eri usai halal bihalal di Balai Kota Surabaya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, pola kerja fleksibel sudah lama diterapkan di lingkungan Pemkot Surabaya. Melalui sistem tersebut, ASN tidak harus bekerja dari kantor, tetapi dapat memberikan pelayanan langsung dari titik terdekat dengan masyarakat, seperti Balai RW.

“Dari dulu kita sudah WFA. Tidak harus di kantor, tapi bisa di Balai RW. Yang penting pelayanan publik tetap berjalan,” katanya.

Sejumlah layanan strategis pun dipastikan tetap berjalan normal, mulai dari puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Kalau sudah masuk seperti ini, maka pelayanan publik sudah beroperasional lagi secara penuh,” tegas Eri.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mulai menggenjot program pasca Lebaran melalui penguatan Kampung Pancasila.

Program ini difokuskan untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong di tingkat kampung.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di dua wilayah percontohan, yakni Kecamatan Genteng dan Mulyorejo, dan ditargetkan segera diperluas ke seluruh RW di Surabaya.

“Targetnya dalam waktu dekat semua RW sudah bisa menjalankan Kampung Pancasila secara menyeluruh,” papar Eri.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Terkait pengawasan internal, Eri juga memastikan tidak ada penyalahgunaan kendaraan dinas selama libur Lebaran.

Seluruh kendaraan operasional tetap digunakan sesuai peruntukan, terutama untuk mendukung patroli dan keamanan wilayah selama masa libur.

“Alhamdulillah kendaraan pemerintah kota tidak ada yang keluar. Semua sesuai fungsi operasional,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.