Senin, 20 Jul 2026 09:52 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Tetap Berjalan Aman Meski ASN Kini WFA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Mar 2026 14:24 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menerapkan sistem work from anywhere (WFA) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN), pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan kebijakan tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan publik.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Ia menegaskan seluruh layanan kepada masyarakat tetap beroperasi secara penuh sejak hari pertama kerja.

“Pelayanan publik tidak boleh berhenti. Meskipun ada teman-teman yang masih WFA, layanan harus tetap berjalan,” jelas Eri usai halal bihalal di Balai Kota Surabaya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, pola kerja fleksibel sudah lama diterapkan di lingkungan Pemkot Surabaya. Melalui sistem tersebut, ASN tidak harus bekerja dari kantor, tetapi dapat memberikan pelayanan langsung dari titik terdekat dengan masyarakat, seperti Balai RW.

“Dari dulu kita sudah WFA. Tidak harus di kantor, tapi bisa di Balai RW. Yang penting pelayanan publik tetap berjalan,” katanya.

Sejumlah layanan strategis pun dipastikan tetap berjalan normal, mulai dari puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Kalau sudah masuk seperti ini, maka pelayanan publik sudah beroperasional lagi secara penuh,” tegas Eri.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mulai menggenjot program pasca Lebaran melalui penguatan Kampung Pancasila.

Program ini difokuskan untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong di tingkat kampung.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di dua wilayah percontohan, yakni Kecamatan Genteng dan Mulyorejo, dan ditargetkan segera diperluas ke seluruh RW di Surabaya.

“Targetnya dalam waktu dekat semua RW sudah bisa menjalankan Kampung Pancasila secara menyeluruh,” papar Eri.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Terkait pengawasan internal, Eri juga memastikan tidak ada penyalahgunaan kendaraan dinas selama libur Lebaran.

Seluruh kendaraan operasional tetap digunakan sesuai peruntukan, terutama untuk mendukung patroli dan keamanan wilayah selama masa libur.

“Alhamdulillah kendaraan pemerintah kota tidak ada yang keluar. Semua sesuai fungsi operasional,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.