Kamis, 04 Jun 2026 22:24 WIB

8 Wisata Semarang Paling Syahdu, Nyaman dan Murah Cocok untuk Liburan Lebaran

Wisata Curug 7 Bidadari Semarang. (Dok. Instagram @wisatasemarang).
Wisata Curug 7 Bidadari Semarang. (Dok. Instagram @wisatasemarang).

selalu.id - Kota Semarang, Jawa Tengah menyimpan banyak tempat menawan yang cocok untuk melepas penat dan mengisi akhir pekan dengan udara segar serta pemandangan hijau yang memanjakan mata.

Pilihan wisata alam di Semarang tersebar di berbagai lokasi, baik di wilayah kota maupun kabupaten.

Baca Juga: Jalan Gombel Lama Semarang Ditutup 7 Bulan, Berikut Akses Alternatif yang Bisa Dilalui

Mulai dari hutan mangrove di kawasan pesisir, hingga air terjun tersembunyi di lereng gunung, semua bisa dijangkau dengan akses yang relatif mudah.

Setiap tempat menghadirkan pengalaman berbeda sesuai karakter alam di sekitarnya.

Jadi, jika ingin memilih tempat wisata pada libur Lebaran, Semarang bisa jadi pilihan.

Berikut daftar wisata di Semarang:

1. Curug Benowo

Tak jauh dari Curug Lawe, kamu bisa menjumpai Curug Benowo yang juga menyuguhkan suasana alami dan tenang. Keduanya memang berada di jalur masuk yang sama, namun jalur pendakian akan bercabang di tengah jalan.

Curug Benowo cocok dikunjungi bagi kamu yang ingin merasakan sensasi menjelajah alam lebih jauh.

Curug ini memiliki aliran air yang deras dan jernih, dikelilingi pepohonan rindang yang menyejukkan. Suasana di sini terasa sangat damai.

Lokasinya juga berada di Desa Kalisidi, Ungaran Barat, dan tiket masuknya sama yaitu Rp 8.000. Jam operasionalnya mengikuti Curug Lawe, pukul 08.00-14.00 WIB di hari biasa dan lebih fleksibel saat akhir pekan.

2. Curug Lawe

Curug Lawe menyuguhkan suasana alami di tengah rimbunnya hutan lereng Gunung Ungaran. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan menawarkan udara sejuk serta pemandangan yang menyegarkan mata.

Dari pintu masuk, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit melewati jalan setapak yang cukup ramah dan mudah diikuti.

Meski perlu sedikit usaha untuk mencapainya, pengalaman berada di depan aliran air jernih Curug Lawe akan terasa sangat memuaskan.

Lokasinya berada di Desa Kalisidi, Ungaran Barat, dan buka pukul 08.00-14.00 WIB untuk hari kerja. Pada akhir pekan, wisatawan bisa datang hingga malam. Tiket masuk dibanderol Rp 8.000.

3. Mangrove Edupark Tambakrejo

Bergeser ke utara Semarang, kamu bisa menemukan suasana yang berbeda di Mangrove Edupark Tambakrejo. Tempat ini merupakan kawasan konservasi sekaligus wisata edukasi yang dikelola oleh kelompok nelayan setempat.

Wisatawan akan menyusuri hutan bakau lewat jalan bambu, ditemani penjelasan menarik dari pemandu.

Untuk mencapainya, pengunjung harus naik perahu motor seharga Rp 15.000 per orang, satu perahu bisa untuk 5 hingga 10 orang. Selain menikmati panorama hijau, kamu bisa belajar tentang jenis-jenis tanaman mangrove dan manfaatnya bagi lingkungan pesisir. Lokasinya ada di RW 16, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara.

4. Curug Gondoriyo

Terletak di Desa Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Curug Gondoriyo menjadi pilihan menarik jika kamu ingin berpetualang ke air terjun yang unik.

Curug ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan dikelilingi tumbuhan hijau serta semak yang menambah kesan alami. Untuk sampai ke titik air terjun, kamu harus menuruni jalan setapak sejauh 20 meter.

Baca Juga: Wisata Bukit Cumbri Wonogiri, Pesona Alam yang Manakjubkan

Saat malam hari, curug ini tampak lebih istimewa karena dihiasi pencahayaan warna-warni dari 16 lampu sorot yang membuat aliran air tampak berkilau.

Selain menikmati air terjun, pengunjung juga bisa berfoto di berbagai spot menarik termasuk jembatan mak comblang. Tiket masuknya hanya Rp 5.000 dan tempat ini buka dari pukul 08.00-24.00 WIB.

5. Curug Tirto Wening

Curug Tirto Wening berada di Desa Cemanggal, Kabupaten Semarang, tepat di lereng Gunung Ungaran. Daya tarik utamanya adalah kolam alami dengan air yang jernih dan segar.

Dari pusat kota Ungaran, perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan menuju curug juga sudah cukup memadai.

Sampai di lokasi, pengunjung akan disambut pemandangan yang masih sangat asri dan suara air terjun yang menenangkan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari jalan parkir, jadi tidak perlu trekking panjang. Airnya mengalir membentuk kolam yang cukup dalam, cocok untuk berenang atau sekadar merendam kaki.

6. Bantir Hills

Untuk menikmati pemandangan dari ketinggian, Bantir Hills bisa jadi tujuan yang tepat. Terletak di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, tempat ini berada di atas bukit pinus dengan hawa yang sejuk dan tenang. Setelah sempat tutup, kini Bantir Hills hadir dengan wajah baru yang lebih tertata dan nyaman.

Wisata ini memiliki banyak fasilitas seperti spot foto, area camping, outbound, dan juga kafe. Tiket masuknya hanya Rp 10.000 per orang.

Tempat ini cocok dikunjungi pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB atau sore hari setelah pukul 16.00 WIB agar tidak terlalu terik. Akses ke lokasi cukup menanjak, namun tetap aman untuk motor dan mobil.

7. Curug Klenting Kuning

Curug Klenting Kuning terletak di kawasan lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Dusun Kalongan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Semarang.

Baca Juga: Semarang Diintai Cuaca Ekstrem, Begini Imbauan BMKG

Untuk menuju ke lokasi, wisatawan perlu berjalan kaki melewati jalur setapak yang cukup menantang dengan suasana hutan dan semak hijau di sekelilingnya.

Namun, rasa lelah selama perjalanan akan langsung terbayar ketika suara deras air terjun mulai terdengar dari kejauhan.

Keunikan Curug Klenting Kuning terletak pada warna airnya yang agak kekuningan, sesuai dengan namanya.

Air terjun ini memiliki ketinggian sedang dan mengalir membentuk kolam alami di bagian bawah.

Suasana di sekitarnya masih sangat alami dan belum terlalu ramai, sehingga cocok untuk yang ingin mencari ketenangan atau sekadar bersantai menikmati udara segar.

8. Curug 7 Bidadari

Berada di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Curug 7 Bidadari menjadi daya tarik wisata alam yang tak jauh dari kaki Gunung Ungaran.

Akses menuju ke lokasi cukup mudah dan bisa dilalui dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Setelah memarkir kendaraan, pengunjung hanya perlu berjalan beberapa menit untuk sampai ke area curug.

Air terjun ini dinamakan "7 Bidadari" karena memiliki tujuh tingkatan aliran air yang mengalir berundak.

Setiap tingkatannya membentuk kolam alami yang bisa digunakan untuk bermain air. Suasana asri dari pepohonan yang rimbun serta udara sejuk pegunungan membuat tempat ini nyaman dikunjungi bersama keluarga atau teman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.