Kamis, 03 Sep 2026 14:44 WIB

Pelindo Siap Beri Pelayanan Terbaik pada Mudik Lebaran 2026

Pelabuhan Tanjung Emas (Dok. Pelindo Regional 3 Tanjung Emas).
Pelabuhan Tanjung Emas (Dok. Pelindo Regional 3 Tanjung Emas).

selalu.id - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan kesiapan operasional Pelabuhan Tanjung Emas dalam melayani periode Angkutan Lebaran 2026.

Hingga H-5 Lebaran (16 Maret 2026), layanan kepelabuhanan berjalan lancar dan menunjukkan peningkatan trafik penumpang maupun kendaraan.

Baca Juga: Pelindo Pastikan Kelancaran Logistik Banjarmasin saat Kabut Asap

Berdasarkan data operasional, jumlah penumpang yang dilayani melalui Pelabuhan Tanjung Emas mencapai 21.625 orang, atau tumbuh stabil sekitar 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi laut sebagai salah satu alternatif perjalanan mudik.

Selain itu, trafik kendaraan melalui layanan Roll-On/Roll-off (roro) juga mengalami peningkatan signifikan.

Hingga H-5, tercatat sebanyak 2.823 unit kendaraan telah dilayani, meningkat sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

General Manager Pelindo Regional 3 Tanjung Emas, S Joko menyampaikan bahwa seluruh layanan kepelabuhanan telah disiapkan secara optimal untuk menghadapi periode angkutan Lebaran tahun ini.

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Fokus Pelindo adalah memastikan setiap penumpang yang naik maupun turun di pelabuhan merasa aman dan nyaman.

“Secara umum, pelayanan di Pelabuhan Tanjung Emas hingga saat ini berjalan lancar. Kami terus memastikan kesiapan operasional, baik dari sisi fasilitas, SDM, maupun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, agar arus penumpang, kendaraan, dan barang dapat terlayani dengan baik,” katanya, Rabu (18/3/2026).

Joko mengatakan bahwa peningkatan trafik yang terjadi telah diantisipasi melalui penguatan pengaturan operasional, termasuk pengelolaan arus kendaraan di area pelabuhan, optimalisasi jadwal sandar kapal, serta peningkatan layanan di terminal penumpang.

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Sementara itu, kinerja arus peti kemas di Terminal Petikemas Semarang hingga Februari 2026 juga menunjukkan tren positif dan diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan aktivitas logistik menjelang Lebaran. Arus petikemas domestik dan internasional tercatat sebanyak 167.956 TEUs, atau meningkat 10% year on year (YoY).

"Pelindo bersama seluruh stakeholder juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna memastikan kelancaran arus mudik, terutama menjelang puncak arus yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan," jelas Joko

Dengan berbagai langkah tersebut, Pelabuhan Tanjung Emas diharapkan dapat terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.