Rabu, 22 Jul 2026 18:28 WIB

Tips Jatanras Polda Jatim dalam Cegah Kejahatan saat Rumah Ditinggal Mudik Lebaran

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur. (Dok. selalu.id).
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur. (Dok. selalu.id).

selalu.id - Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur memberikan sejumlah tips untuk masyarakat dalam meminimalisir hingga mencegah tindakan maling jelang mudik Lebaran 2026, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan saat menemukan pelaku beraksi.

Menurut Jumhur, menyalanya lampu rumah lebih dari 24 jam bisa menjadi pertanda bagi pelaku kriminalitas bahwa rumah dalam keadaan tak berpenghuni.

Baca Juga: Ratusan Kasus Kejahatan Diungkap Polda Jatim dalam Sebulan, Ringkus 222 Bandit

"Pelaku sering menyadari kalau lampu nyala terus berarti rumah kosong lama. Mereka juga menyebutkan bahwa rumah seperti itu jarang dikontrol dan bisa ditempeli dengan leluasa," ungkapnya, Selasa (17/3/2026).

Oleh karena itu, Jumhur menyarankan masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya untuk menitipkan kunci rumah kepada tetangga yang dipercaya atau pihak keamanan.

"Petugas keamanan bisa membantu mematikan lampu dan memeriksa keamanan rumah setiap hari, ini langkah yang paling jitu," jelasnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Tembak Dua Bandit Sadis di Pasuruan, Ini Jejak Kejahatannya

Jika menemukan maling sedang beraksi, Jumhur mengingatkan agar masyarakat mengutamakan keselamatan diri terlebih dulu, terutama bila pelaku mempersenjatai diri dengan sajam atau senjata api.

"Nyawa lebih penting. Jangan langsung menghadapi sendiri karena bisa membahayakan," tegasnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk 2 Bandit Curanmor Kejam yang Beraksi di Pasuruan dan Malang

Masyarakat diimbau untuk berteriak sekeras-kerasnya untuk meminta bantuan warga sekitar.

"Suara teriakan akan mengundang bantuan, dan pelaku yang juga manusia akan merasakan panik sehingga berpotensi mengurungkan niat atau melarikan diri. Kita sudah banyak melihat kejadian di mana menghadapi sendiri berakibat fatal," kata Jumhur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.