Senin, 26 Okt 2026 16:02 WIB

Tips Jatanras Polda Jatim dalam Cegah Kejahatan saat Rumah Ditinggal Mudik Lebaran

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur. (Dok. selalu.id).
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur. (Dok. selalu.id).

selalu.id - Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur memberikan sejumlah tips untuk masyarakat dalam meminimalisir hingga mencegah tindakan maling jelang mudik Lebaran 2026, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan saat menemukan pelaku beraksi.

Menurut Jumhur, menyalanya lampu rumah lebih dari 24 jam bisa menjadi pertanda bagi pelaku kriminalitas bahwa rumah dalam keadaan tak berpenghuni.

Baca Juga: Sadis! Ibu dan Anak Dibunuh, Dimutilasi dan Dibakar di Madiun

"Pelaku sering menyadari kalau lampu nyala terus berarti rumah kosong lama. Mereka juga menyebutkan bahwa rumah seperti itu jarang dikontrol dan bisa ditempeli dengan leluasa," ungkapnya, Selasa (17/3/2026).

Oleh karena itu, Jumhur menyarankan masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya untuk menitipkan kunci rumah kepada tetangga yang dipercaya atau pihak keamanan.

"Petugas keamanan bisa membantu mematikan lampu dan memeriksa keamanan rumah setiap hari, ini langkah yang paling jitu," jelasnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Jika menemukan maling sedang beraksi, Jumhur mengingatkan agar masyarakat mengutamakan keselamatan diri terlebih dulu, terutama bila pelaku mempersenjatai diri dengan sajam atau senjata api.

"Nyawa lebih penting. Jangan langsung menghadapi sendiri karena bisa membahayakan," tegasnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Masyarakat diimbau untuk berteriak sekeras-kerasnya untuk meminta bantuan warga sekitar.

"Suara teriakan akan mengundang bantuan, dan pelaku yang juga manusia akan merasakan panik sehingga berpotensi mengurungkan niat atau melarikan diri. Kita sudah banyak melihat kejadian di mana menghadapi sendiri berakibat fatal," kata Jumhur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Wali Kota Mojokerto Serahkan SK 1.104 PPPK Paruh Waktu

Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dari sebelumnya 1.119 orang.

Polres Pasuruan Kedepankan Penegakan Hukum Tegas dan Humanis di Operasi Patuh Semeru

Operasi yang digelar selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Diduga Cemburu Buta, Penghulu di Probolinggo Dibacok

Pelaku langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah melakukan aksinya.

Pria Paruh Baya Tenggelam di Sungai Jagir Surabaya, Tongkat dan Topi Ditemukan

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.

Ledakan di Surabaya Diduga Gegara Elpiji Bocor, Korban Alami Luka Bakar 75 Persen

Dua rumah rusak berat dan empat rumah lainnya rusak sedang.

Operasi Patuh Semeru 2026 di Jatim, 9 Sasaran Utama Ini Bakal Ditindak

Operasi ini dilaksanakan mulai Senin (26/10/2026) hinggan 8 November 2026 mendatang.