Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Ramadan Bikin Jalanan Surabaya Padat, Dishub Ungkap Jam Paling Rawan Macet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 15:22 WIB
Jalan Tunjungan Surabaya. (Dok.Diskominfo Surabaya)
Jalan Tunjungan Surabaya. (Dok.Diskominfo Surabaya)

selalu.id - Kepadatan lalu lintas di Kota Surabaya meningkat dalam beberapa hari terakhir, terutama pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. 

Lonjakan volume kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan pusat perbelanjaan yang dipadati masyarakat.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan kepadatan tersebut dipicu oleh pergerakan masyarakat yang hampir bersamaan saat pulang kerja untuk berbuka puasa bersama keluarga.

“Menjelang waktu berbuka puasa, pergerakan kendaraan meningkat karena banyak warga pulang kerja pada waktu yang hampir bersamaan. Kondisi ini membuat sejumlah ruas jalan utama dan kawasan pusat perbelanjaan mengalami kepadatan,” kata Trio, Minggu (15/3/2026).

Untuk mengantisipasi kemacetan, Dinas Perhubungan Surabaya berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya dalam melakukan pengaturan lalu lintas di berbagai titik rawan.

Pemantauan arus kendaraan dilakukan melalui jaringan kamera pengawas (CCTV) yang terhubung dengan sistem Surabaya Intelligent Transport System (SITS) di pusat kendali lalu lintas Terminal Bratang.

Trio menjelaskan, saat jam sibuk sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, petugas akan memprioritaskan arus kendaraan yang mengarah keluar kota maupun menuju wilayah selatan Surabaya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Pengaturan dilakukan dengan menyesuaikan durasi lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan. Pada jalur tertentu, waktu lampu hijau diperpanjang agar arus kendaraan yang menjadi prioritas dapat mengalir lebih lancar.

“Pengaturan dilakukan dengan menyesuaikan durasi lampu lalu lintas. Pada jalur tertentu, waktu lampu hijau diperpanjang untuk memperlancar arus kendaraan yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan di jalur lain. Namun langkah tersebut dinilai perlu agar jalur utama yang digunakan masyarakat saat pulang kerja tetap dapat dilalui dengan lebih lancar.

Selain pada sore hari, Dishub juga menyesuaikan pola pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi. Prioritas diberikan pada arus kendaraan yang masuk ke Kota Surabaya, mulai dari kawasan Bundaran Waru menuju Jalan Darmo, Kertajaya hingga Urip Sumoharjo.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Trio menambahkan, sebagian persimpangan di Surabaya kini telah dilengkapi teknologi smart traffic light yang dapat menyesuaikan durasi lampu merah dan hijau secara otomatis berdasarkan volume kendaraan.

Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan secara langsung oleh petugas di lapangan. Jika antrean kendaraan melebihi batas tertentu, petugas akan melakukan intervensi manual untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas.

“Pengaturan tersebut dilakukan agar arus lalu lintas, terutama pada jam pulang kerja menjelang berbuka puasa, tetap bergerak lebih lancar,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.