Minggu, 01 Nov 2026 15:06 WIB

DPRD Surabaya Minta Kejelasan Mekanisme Rujukan Jika Puskesmas Tutup saat Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mar 2026 19:04 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan. (Foto: Ade/selalu.id).
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan mengingatkan agar akses layanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjamin meski sebagian fasilitas kesehatan mengalami penyesuaian layanan saat mudik hingga pasca libur Lebaran.

Menurut Johari, pemerintah kota perlu memastikan adanya mekanisme rujukan yang jelas bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan ketika puskesmas tutup selama periode libur Lebaran.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

“Harus tetap ada mekanisme rujukan ke rumah sakit daerah maupun ke klinik-klinik 24 jam. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mengakses pelayanan kesehatan,” jelasnya kepada selalu.id, Kamis (12/3/2026).

Johari menegaskan bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan tidak dapat diprediksi karena penyakit bisa datang kapan saja. 

Karena itu, sistem pelayanan kesehatan harus tetap siap melayani masyarakat, terutama pada masa libur panjang seperti Idulfitri.

Selain itu, Johari menilai perlu ada mekanisme penanganan bagi pasien yang sudah datang ke Puskesmas namun mendapati fasilitas tersebut tutup.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

“Perlu ada mekanisme rujukan bagi pasien yang telanjur datang ke Puskesmas dan Puskesmasnya tutup, agar mereka tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Johari menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdaftar sebagai pasien di Puskesmas yang kemungkinan tidak beroperasi selama masa libur Lebaran.

“Perlu ada sosialisasi kepada peserta yang terdaftar di Puskesmas yang tutup agar mereka tahu harus ke mana ketika membutuhkan layanan kesehatan,” bebernya.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

Ia menambahkan, pemerintah juga perlu menyiapkan tenaga medis yang tetap siaga selama masa Lebaran untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“Dokter dan perawat harus tetap dipersiapkan untuk menangani masyarakat Kota Surabaya yang membutuhkan pelayanan kesehatan saat Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.