Selasa, 20 Okt 2026 18:45 WIB

Tekan Banjir, Pemkot Segera Tertibkan Bantaran Kali Krembangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Mar 2026 15:13 WIB
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penertiban bantaran Kali Krembangan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi menjelaskan total area yang harus ditertibkan mencapai 28 meter. Angka tersebut merupakan akumulasi ruang manfaat sungai dan sempadan di kedua sisi aliran.

“Kita akumulasikan ruang manfaat sungai plus ruang pengawasan sungai. Berarti otomatis 10, 8, dan 10 meter. Jadi totalnya 28 meter yang harus kita lakukan penertiban,” sebutnya, Rabu (4/3/2026).

Adi menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata inisiatif pemerintah kota. Penertiban dilakukan dalam koordinasi lintas kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas turut meminta dukungan Pemkot Surabaya dalam pelaksanaan di lapangan.

Menurut Adi, langkah ini penting karena kawasan Tanjungsari kerap terdampak banjir. Penataan sempadan sungai dinilai menjadi bagian dari solusi jangka panjang pengendalian genangan.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

“BBWS memohon kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk dilakukan penertiban. Karena kita juga ada problem terkait banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengakui masih ada persepsi di masyarakat bahwa seluruh persoalan sungai merupakan tanggung jawab penuh Pemkot Surabaya.

Padahal, pengelolaan sungai besar berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

“Warga tidak tahu menahu, tahunya memang Pemkot Surabaya. Jadi apapun yang kita lakukan semuanya pasti dihujat,” kata Adi.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan saluran air dan rumah pompa sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

“Kami juga akan coba diskusi, melakukan lobi ke pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan saluran maupun pembangunan rumah pompa,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.