Sabtu, 05 Sep 2026 09:09 WIB

Tekan Banjir, Pemkot Segera Tertibkan Bantaran Kali Krembangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Mar 2026 15:13 WIB
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penertiban bantaran Kali Krembangan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi menjelaskan total area yang harus ditertibkan mencapai 28 meter. Angka tersebut merupakan akumulasi ruang manfaat sungai dan sempadan di kedua sisi aliran.

“Kita akumulasikan ruang manfaat sungai plus ruang pengawasan sungai. Berarti otomatis 10, 8, dan 10 meter. Jadi totalnya 28 meter yang harus kita lakukan penertiban,” sebutnya, Rabu (4/3/2026).

Adi menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata inisiatif pemerintah kota. Penertiban dilakukan dalam koordinasi lintas kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas turut meminta dukungan Pemkot Surabaya dalam pelaksanaan di lapangan.

Menurut Adi, langkah ini penting karena kawasan Tanjungsari kerap terdampak banjir. Penataan sempadan sungai dinilai menjadi bagian dari solusi jangka panjang pengendalian genangan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

“BBWS memohon kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk dilakukan penertiban. Karena kita juga ada problem terkait banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengakui masih ada persepsi di masyarakat bahwa seluruh persoalan sungai merupakan tanggung jawab penuh Pemkot Surabaya.

Padahal, pengelolaan sungai besar berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

“Warga tidak tahu menahu, tahunya memang Pemkot Surabaya. Jadi apapun yang kita lakukan semuanya pasti dihujat,” kata Adi.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan saluran air dan rumah pompa sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

“Kami juga akan coba diskusi, melakukan lobi ke pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan saluran maupun pembangunan rumah pompa,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.