Selasa, 21 Jul 2026 12:18 WIB

Tekan Banjir, Pemkot Segera Tertibkan Bantaran Kali Krembangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Mar 2026 15:13 WIB
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Normalisasi sungai Kalianak Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan penertiban bantaran Kali Krembangan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi menjelaskan total area yang harus ditertibkan mencapai 28 meter. Angka tersebut merupakan akumulasi ruang manfaat sungai dan sempadan di kedua sisi aliran.

“Kita akumulasikan ruang manfaat sungai plus ruang pengawasan sungai. Berarti otomatis 10, 8, dan 10 meter. Jadi totalnya 28 meter yang harus kita lakukan penertiban,” sebutnya, Rabu (4/3/2026).

Adi menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata inisiatif pemerintah kota. Penertiban dilakukan dalam koordinasi lintas kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas turut meminta dukungan Pemkot Surabaya dalam pelaksanaan di lapangan.

Menurut Adi, langkah ini penting karena kawasan Tanjungsari kerap terdampak banjir. Penataan sempadan sungai dinilai menjadi bagian dari solusi jangka panjang pengendalian genangan.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“BBWS memohon kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk dilakukan penertiban. Karena kita juga ada problem terkait banjir di kawasan Tanjungsari dan sekitarnya,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengakui masih ada persepsi di masyarakat bahwa seluruh persoalan sungai merupakan tanggung jawab penuh Pemkot Surabaya.

Padahal, pengelolaan sungai besar berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

“Warga tidak tahu menahu, tahunya memang Pemkot Surabaya. Jadi apapun yang kita lakukan semuanya pasti dihujat,” kata Adi.

Ke depan, Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan saluran air dan rumah pompa sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

“Kami juga akan coba diskusi, melakukan lobi ke pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan saluran maupun pembangunan rumah pompa,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.