Selasa, 20 Okt 2026 22:29 WIB

Ramadan 2026

Polres Jember Musnahkan Narkotika, Miras hingga Knalpot Brong

Pemusnahan barang bukti narkotika, miras dan knalpot brong oleh Polres Jember. (Foto: Nurul/selalu id).
Pemusnahan barang bukti narkotika, miras dan knalpot brong oleh Polres Jember. (Foto: Nurul/selalu id).

selalu.id - Polres Jember bersama jajaran Forkopimda memusnahkan barang bukti hasil penindakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (26/2/2026).

Pemusnahan yang digelar di depan Kantor Pemkab Jember ini untuk menjaga kekhusyukan ibadah umat Muslim di bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Baca Juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan selama kurang lebih 10 bulan terakhir. Jenisnya meliputi minuman keras (miras), narkotika, obat keras berbahaya, hingga knalpot brong.

Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Condroputra mengatakan pemusnahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen penegakan hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

“Barang bukti ini merupakan hasil penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kamtibmas, merusak generasi muda, dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” jelasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 15.330 botol miras berbagai merek, 978,54 gram sabu, 1.086 gram ganja, 12,55 gram ekstasi, 91 ribu butir obat keras berbahaya, serta 25 knalpot brong.

Bobby menyebut, peredaran miras ilegal, penyalahgunaan narkotika, serta distribusi obat keras tanpa izin kerap menjadi pemicu tindak kriminal dan konflik sosial.

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

“Sementara penggunaan knalpot brong dinilai mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga,” tegas Bobby.

Menurutnya, seluruh barang bukti yang dimusnahkan telah melalui proses hukum dan memiliki ketetapan untuk dimusnahkan. Penindakan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil patroli dan operasi gabungan jajaran Forkopimda.

Bobby menambahkan, jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini mengalami sedikit peningkatan dibanding periode sebelumnya. Hal itu menjadi indikator bahwa penindakan akan terus dilakukan secara konsisten.

“Kami berharap ini memberi efek jera kepada pelaku sekaligus pesan bahwa negara hadir dan tegas terhadap peredaran barang-barang terlarang,” katanya.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Polres Jember juga menekankan pentingnya sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan.

Edukasi moral dan penguatan peran keluarga dinilai menjadi bagian penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif narkotika dan perilaku menyimpang.

Bobby memastikan penegakan hukum akan terus dilakukan secara tegas, profesional, dan humanis demi terciptanya situasi Jember yang aman dan kondusif selama Ramadan maupun seterusnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.