Selasa, 21 Jul 2026 21:34 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 di RSI Surabaya Menurun Drastis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Mar 2022 19:15 WIB
Tes Swab di Surabaya
Tes Swab di Surabaya

selalu.id - Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani, Surabaya mengalami penurunan, begitu juga permintaan tes swab. Meski demikian, manajemen RSI berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Dirut RSI Ahmad Yani, Dokter Dodo Anondo mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir jumlah penyusutan pasien dirasakan cukup drastis.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kemarin sekitar 20. Mulai turun dari Kamis menjadi 7. Sekarang tinggal 6. Kira kira beberapa hari lagi sudah keluar, belum ada pasien yang masuk lagi. Kami sediakan 26 tempat tidur," ujarnya, Sabtu (5/3/2022).

Dodo menyampaikan, pasien yang dirawat adalah bergejala sedang serta menempati ruang isolasi. Untuk gejala ringan seperti batuk dan pilek cukup melakukan isolasi mandiri.

"Kemudian, ruang ICU saat ini kosong. Jadi RSI Ahmad Yani tinggal 6 orang dan mengarah membaik semua kondisinya. Kenapa kasusnya turun karena banyak yang sudah divaksin," tegasnya.

"Ditambah masyarakat juga tahu apa yang harus dilakukan apabila terkena indikasi gejala Covid 19. Karena sering mendapat sosialisasi," sambungnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Dodo menjelaskan, mengenai permintaan Tes Covid 19 selama ini mulai ada penurunan hingga mencapai 50 persen dari biasanya.

Meski permintaan tes tetap ada, kata Dodo, namun tidak sebanyak pada gelombang satu dan dua. Apalagi sebelumnya yang melakukan adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Saya minta pada masyarakat tetap galakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, harus dijalankan. Gelombang satu dan dua memang luar biasa penularannya. Kalau tidak hati- hati bisa mengarah gejala berat. Tetap jaga prokes," tandasnya. (Ade/SL1)

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.