Selasa, 21 Jul 2026 19:59 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 di RSI Surabaya Menurun Drastis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Mar 2022 19:15 WIB
Tes Swab di Surabaya
Tes Swab di Surabaya

selalu.id - Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani, Surabaya mengalami penurunan, begitu juga permintaan tes swab. Meski demikian, manajemen RSI berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Dirut RSI Ahmad Yani, Dokter Dodo Anondo mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir jumlah penyusutan pasien dirasakan cukup drastis.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kemarin sekitar 20. Mulai turun dari Kamis menjadi 7. Sekarang tinggal 6. Kira kira beberapa hari lagi sudah keluar, belum ada pasien yang masuk lagi. Kami sediakan 26 tempat tidur," ujarnya, Sabtu (5/3/2022).

Dodo menyampaikan, pasien yang dirawat adalah bergejala sedang serta menempati ruang isolasi. Untuk gejala ringan seperti batuk dan pilek cukup melakukan isolasi mandiri.

"Kemudian, ruang ICU saat ini kosong. Jadi RSI Ahmad Yani tinggal 6 orang dan mengarah membaik semua kondisinya. Kenapa kasusnya turun karena banyak yang sudah divaksin," tegasnya.

"Ditambah masyarakat juga tahu apa yang harus dilakukan apabila terkena indikasi gejala Covid 19. Karena sering mendapat sosialisasi," sambungnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Dodo menjelaskan, mengenai permintaan Tes Covid 19 selama ini mulai ada penurunan hingga mencapai 50 persen dari biasanya.

Meski permintaan tes tetap ada, kata Dodo, namun tidak sebanyak pada gelombang satu dan dua. Apalagi sebelumnya yang melakukan adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Saya minta pada masyarakat tetap galakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, harus dijalankan. Gelombang satu dan dua memang luar biasa penularannya. Kalau tidak hati- hati bisa mengarah gejala berat. Tetap jaga prokes," tandasnya. (Ade/SL1)

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.