Jumat, 23 Okt 2026 20:57 WIB

Peringati Bulan K3 Nasional 2026, TPK Perawang Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Simulasi kebakaran (fire drill) yang melibatkan seluruh pegawai, termasuk praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). (Dok. TPK Perawang).
Simulasi kebakaran (fire drill) yang melibatkan seluruh pegawai, termasuk praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). (Dok. TPK Perawang).

selalu.id - Terminal Petikemas (TPK) Perawang memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya keselamatan di lingkungan kerja.

Kegiatan berlangsung pada 10–11 Februari 2026 dan diikuti seluruh pegawai TPK Perawang.

Baca Juga: Gandeng Bappenas, Pelindo Bidik Muatan Balik Komoditas Papua Selatan

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja yang menghadirkan Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis K3 Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Jonli.

Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menerapkan standar K3 secara konsisten guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, khususnya di sektor kepelabuhanan yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Penerapan K3 tidak boleh bersifat administratif semata, tetapi harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten. Komitmen bersama sangat diperlukan agar setiap aktivitas operasional berjalan aman, terkendali, dan produktif, terutama di lingkungan kepelabuhanan yang memiliki risiko kerja tinggi,” kata Jonli, Kamis (12/2/2026).

Selain sosialisasi, TPK Perawang juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan RSUD Tualang, Kabupaten Siak.

Dari 38 peserta yang mendaftar, terkumpul 24 kantong darah yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian sosial perusahaan sekaligus memperkuat kolaborasi internal.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan darurat, TPK Perawang turut menyelenggarakan edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang disampaikan oleh paramedis internal.

Kegiatan ini tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung agar peserta memahami teknik pertolongan pertama secara tepat dalam situasi darurat.

Peringatan Bulan K3 Nasional ditutup dengan simulasi kebakaran (fire drill) yang melibatkan seluruh pegawai, termasuk praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Terminal Head TPK Perawang, Dida Drojat mengatakan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi fondasi utama dalam menjaga operasional terminal tetap andal dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

Menurut dia, K3 tidak hanya dipahami sebagai kewajiban untuk memenuhi regulasi, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama seluruh insan perusahaan.

“Budaya K3 harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari, bukan sekadar seremoni tahunan. Dengan komitmen bersama, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bebas kecelakaan, produktif, dan berkelanjutan,” kata Dida.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TPK Perawang menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kolektif dalam membangun budaya keselamatan kerja yang konsisten dan berkesinambungan, guna menjaga keandalan operasional serta kualitas layanan kepada pengguna jasa.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.