Senin, 03 Agu 2026 14:00 WIB

Literasi Pajak Dinilai Kurang, Pengusaha Didorong Optimalkan Perencanaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Feb 2026 17:40 WIB
Workshop Pondasi Pajak di Surabaya. (Dok. Propertypreneurs for selalu.id).
Workshop Pondasi Pajak di Surabaya. (Dok. Propertypreneurs for selalu.id).

selalu.id - Kurangnya perencanaan pajak dinilai masih menjadi kendala bagi sebagian pelaku usaha properti dan usaha menengah dalam mengembangkan bisnis.

Struktur perpajakan yang tidak disusun sejak awal berpotensi memengaruhi arus kas dan ruang ekspansi.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Founder Propertypreneurs, Adhitya Candra mengatakan banyak pelaku usaha lebih fokus pada penjualan dan pengembangan proyek, namun belum menempatkan perencanaan pajak sebagai fondasi bisnis.

“Ketika usaha masih kecil, persoalan pajak sering dianggap bisa disesuaikan nanti. Namun saat skala bisnis meningkat, struktur yang kurang tepat justru bisa menjadi beban,” kata Adhitya dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Menurut dia, pemahaman terhadap skema Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta pemilihan bentuk badan usaha perlu dipertimbangkan sejak awal untuk menghindari risiko administrasi dan finansial di kemudian hari.

Baca Juga: Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Senada diungkapkan Tax & Wealth Consultant, Vincent Liyanto dalam workshop bertajuk Pondasi Pajak yang diselenggarakan komunitas Propertypreneurs.id. Ia menilai perencanaan pajak merupakan bagian dari manajemen risiko usaha.

“Perencanaan pajak yang tepat membantu pelaku usaha menjaga keseimbangan antara kepatuhan dan efisiensi. Pajak perlu dikelola sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga: Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

Workshop tersebut diikuti pelaku usaha dari sektor properti, pengelola rumah kos dan vila, serta ritel bahan bangunan. Kegiatan itu membahas dasar-dasar perencanaan pajak dan struktur usaha secara legal.

Komunitas Propertypreneurs menyatakan kegiatan edukasi serupa akan dilaksanakan di sejumlah kota lain. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman perpajakan di kalangan pelaku usaha.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.

Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.