Minggu, 06 Sep 2026 14:07 WIB

Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Pasar, Temukan Harga Beras di Atas HET

Satgas Pangan Polres Mojokerto saat melakukan inspeksi bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar. (Foto: Supri/selalu.id).
Satgas Pangan Polres Mojokerto saat melakukan inspeksi bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Menjelang bulan suci ramadan, Satgas Pangan Polres Mojokerto melakukan inspeksi bahan kebutuhan pokok. Hasilnya petugas menemukan beras dijual diatas harga eceran tertinggi (HET).

Inspeksi tersebut dilakukan bersama dengan Disperindag dan Dispari Kabupaten Mojokerto. Selain menyasar pasar tradisional, inspeksi juga dilakukan di sejumlah ritel modern di kawasan Mojosari.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Dari inspeksi tersebut diketahui sejumlah harga kebutuhan pokok masih relatif stabil. Di antaranya cabai merah Rp 36.000/Kg, cabai merah Rp 70.000/Kg, bawang merah dan putih masing-masing Rp 27.000/Kg.

Sedangkan untuk minyak curah ditemukan dengan harga minyak curah Rp 19.000/liter, MinyaKita Rp 15.500/liter, gula pasir Rp 16.000/liter, beras SP2HP Rp 60.000/5Kg, serta untuk beras medium Rp 14.000/Kg.

"Beras premium masih melimpah dan stabil di pasar tradisional. Sedangkan beras curah kosong kurang diminati masyarakat," kata Kanit Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Dawan Naibaho, Kamis, (12/2/2026).

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Berbeda dengan pasar tradisional, di ritel modern petugas menjumpai beras premium dijual dengan harga Rp 15.800/Kg. Harga ini tentu di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah di tahun 2026 sebesar Rp 14.900/Kg kelas premium dan Rp 13.500/Kg kelas medium Zona 1 (Jawa, Lampung, Bali, Sumsel, NTB).

"Sudah diberikan surat teguran, sedangkan di produsen dan pasar tradisional harga di bawah dan sesuai dengan HET baik beras premium dan medium," jelas Dawan.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Dari hasil inspeksi tersebut, petugas gabungan juga memberikan Himbauan kepada para pedagang untuk menjual beras sesuai dengan HET yang telah di tetapkan, baik beras premium maupun medium.

"Rencanannya kami akan terus melakukan pengecekan stabilitas harga beras secara berkala. Melakukan pengawasan terhadap harga beras, melakukan monitoring stabilitas harga beras," kata dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item