Rabu, 28 Okt 2026 22:15 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM, 14 Adegan dari Penyekapan hingga Pembuangan Jasad

selalu.id Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Faradila Amelia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (13/1/2026) petang.

Dua tersangka, Bripka Agus dan Suyitno, memperagakan seluruh rangkaian peristiwa pembunuhan. Penyidik menetapkan dua lokasi utama dalam rekonstruksi tersebut.

Baca Juga: Keji! Pembunuh Ibu dan Anak asal Bogor Sempat Dampingi Keluarga Korban Lapor Polisi

Lokasi pertama berada di Kabupaten Batu, tepatnya di kawasan arah Cangar, yang menjadi tempat korban dieksekusi. Lokasi kedua berada di wilayah Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, sebagai tempat pembuangan jasad korban.

“Ada dua tempat. Pertama di daerah Batu arah Cangar itu tempat eksekusi korban. Kemudian lokasi dua di daerah Wonorejo, Pasuruan,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.

Baca Juga: Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Dalam rekonstruksi itu, kedua tersangka memperagakan total 14 adegan yang menggambarkan kronologi kejadian. Adegan dimulai dari penyekapan korban di kediamannya di Probolinggo, perjalanan menuju Kabupaten Batu, hingga proses pembunuhan.

Korban diperagakan dibekap dengan tangan dan kaki terikat sebelum akhirnya dieksekusi. Setelah itu, jasad korban dibawa dan dibuang di wilayah Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

“Jadi mereka berangkat dari Probolinggo menuju Batu, kemudian ke arah Cangar. Di sana, korban diduga hendak dieksekusi namun tidak jadi, setelah itu mereka kembali ke arah Batu dan di antara kawasan Cangar-Batu, korban akhirnya dieksekusi,” pungkas Jumhur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ormas Madas Blokade Jalur Pantura Probolinggo, Disebut Berseteru dengan Polisi

‎Ketua DPC Madas Kabupaten Probolinggo, Suhermanto mengatakan, pihaknya tidak akan membuka blokade sebelum anggotanya dikeluarkan.

Saat 150 Aktivis Muda Nganjuk Bersatu Merawat Api Sumpah Pemuda

AKBP Suria Miftah mengatakan bahwa mahasiswa memegang peranan vital dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.