Jumat, 05 Jun 2026 06:35 WIB

Surabaya Siaga Super Flu, Wali Kota Eri Pastikan Belum Ada Kasus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Jan 2026 14:28 WIB
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan kesehatan menyusul tingginya mobilitas warga pascalibur Natal dan Tahun Baru. Meski hingga kini belum ditemukan kasus super flu di Surabaya, langkah antisipasi tetap diperketat untuk mencegah potensi penularan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan hingga saat ini Pemkot belum menerima laporan resmi terkait kasus super flu. Namun, imbauan kewaspadaan tetap disampaikan kepada masyarakat, khususnya warga yang melakukan perjalanan liburan, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Hingga saat ini belum ada laporan resmi. Tapi kami tetap memberikan imbauan kepada warga yang liburan, termasuk yang baru kembali dari luar negeri,” ujar Eri, Rabu (7/1/2026).

Eri menjelaskan, bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, prosedur skrining kesehatan telah diterapkan secara ketat, termasuk pemeriksaan suhu tubuh saat kedatangan sebagai langkah deteksi dini penyakit menular.

Sementara untuk mobilitas dalam negeri, ia menekankan pentingnya kesadaran warga menjaga kondisi kesehatan.

“Kalau merasa tidak sehat, demam, batuk, atau gejala flu lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan menunggu parah,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya menyiagakan seluruh puskesmas dan memperkuat koordinasi dengan rumah sakit. Seluruh fasilitas kesehatan diminta aktif melaporkan temuan pasien dengan gejala penyakit menular untuk ditindaklanjuti.

“Jika ditemukan indikasi tertentu, harus segera dilaporkan agar bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina memastikan hingga kini belum ada pasien terkonfirmasi super flu di Surabaya. Meski demikian, upaya pencegahan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Penguatan surveilans kesehatan dan pemantauan kasus ISPA serta influenza dilakukan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Nanik.

Selain itu, kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit ditingkatkan, termasuk penerapan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Edukasi kesehatan juga diperluas, terutama kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.

Dinas Kesehatan Surabaya juga mengaktifkan sistem deteksi dini dan pelaporan cepat. Setiap kasus penyakit pernapasan dicatat dan dianalisis secara harian untuk memantau potensi lonjakan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Jika ditemukan gejala flu berat atau tidak biasa, fasyankes wajib melakukan skrining lanjutan dan melaporkannya kurang dari 24 jam,” terangnya.

Terkait istilah super flu, Nanik menegaskan istilah tersebut bukan terminologi medis resmi, melainkan sebutan umum untuk influenza atau ISPA dengan penularan cepat atau gejala lebih berat.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan selalu mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah.

“Jika gejala flu berat tidak membaik, segera periksa. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, serta jaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.