Senin, 09 Feb 2026 18:55 WIB

Surabaya Siaga Super Flu, Wali Kota Eri Pastikan Belum Ada Kasus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Jan 2026 14:28 WIB
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan kewaspadaan kesehatan menyusul tingginya mobilitas warga pascalibur Natal dan Tahun Baru. Meski hingga kini belum ditemukan kasus super flu di Surabaya, langkah antisipasi tetap diperketat untuk mencegah potensi penularan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan hingga saat ini Pemkot belum menerima laporan resmi terkait kasus super flu. Namun, imbauan kewaspadaan tetap disampaikan kepada masyarakat, khususnya warga yang melakukan perjalanan liburan, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

“Hingga saat ini belum ada laporan resmi. Tapi kami tetap memberikan imbauan kepada warga yang liburan, termasuk yang baru kembali dari luar negeri,” ujar Eri, Rabu (7/1/2026).

Eri menjelaskan, bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, prosedur skrining kesehatan telah diterapkan secara ketat, termasuk pemeriksaan suhu tubuh saat kedatangan sebagai langkah deteksi dini penyakit menular.

Sementara untuk mobilitas dalam negeri, ia menekankan pentingnya kesadaran warga menjaga kondisi kesehatan.

“Kalau merasa tidak sehat, demam, batuk, atau gejala flu lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan menunggu parah,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya menyiagakan seluruh puskesmas dan memperkuat koordinasi dengan rumah sakit. Seluruh fasilitas kesehatan diminta aktif melaporkan temuan pasien dengan gejala penyakit menular untuk ditindaklanjuti.

“Jika ditemukan indikasi tertentu, harus segera dilaporkan agar bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Baca Juga: Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina memastikan hingga kini belum ada pasien terkonfirmasi super flu di Surabaya. Meski demikian, upaya pencegahan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Penguatan surveilans kesehatan dan pemantauan kasus ISPA serta influenza dilakukan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Nanik.

Selain itu, kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit ditingkatkan, termasuk penerapan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Edukasi kesehatan juga diperluas, terutama kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.

Dinas Kesehatan Surabaya juga mengaktifkan sistem deteksi dini dan pelaporan cepat. Setiap kasus penyakit pernapasan dicatat dan dianalisis secara harian untuk memantau potensi lonjakan.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

“Jika ditemukan gejala flu berat atau tidak biasa, fasyankes wajib melakukan skrining lanjutan dan melaporkannya kurang dari 24 jam,” terangnya.

Terkait istilah super flu, Nanik menegaskan istilah tersebut bukan terminologi medis resmi, melainkan sebutan umum untuk influenza atau ISPA dengan penularan cepat atau gejala lebih berat.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan selalu mengakses informasi dari kanal resmi pemerintah.

“Jika gejala flu berat tidak membaik, segera periksa. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, serta jaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Kisah Ratna Sari Dewi, Istri Kelima Presiden Soekarno: Cinta Abadi sang Poklamator

Dewi Soekarno sejatinya lahir dengan nama Naoko Nemoto. Ia adalah perempuan asal Jepang yang menjadi istri kelima Presiden Soekarno.

Mengenal Upacara Mulang Pekelem: Persembahan untuk Gunung Rinjani

Mulang Pekelem sudah dilakukan selama berabad-abad dan hingga kini tetap menjadi tradisi yang penting bagi masyarakat setempat.

Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi 7 Hari ke Depan, Berikut Wilayah yang Harus Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan akan bahaya cauca ekstrem hingga potensi bencana. Masyarakat diimbau waspada.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Aquarius Teruslah Konsisten, Cancer Ada Kejutan Tak Terduga

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Cek ramalan zodiakmu di sini dibahas lengkap.