Rabu, 22 Jul 2026 01:14 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji, Pengamat Soroti Penanganan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Feb 2022 15:46 WIB
Eri Cahyadi-Armuji
Eri Cahyadi-Armuji

selalu.id- Masa kerja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wali Kota Surabaya Armuji kini genap berusia setahun Sabtu (26/2/2022).

Pakar Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdus Salam, pemerintahan genap satu tahun Eri Cahyadi-Armuji dirinya menilai 78 persen. Karena menurutnya tantangan mereka itu masih dalam pandemi yang menjadi faktor menekan yang cukup kuat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Kalau itu penilaian pribadi saja, kalau kita mengacu kepada janji politik beliau (Eri Cahyadi- Armuji) itu kan ingin membawa Surabaya ke level kota dunia, tapi akhirnya kan karena kena pandemi, jadi kan harus berhadapan dengan fakta untuk fokus pada hal-hal pokok untuk tidak ekspansi Bagaimana janjinya dulu," kata Surokim saat dihubungi Selalu.id, Sabtu (26/2/2022).

Surokim menjelaskan, responsif Eri Cahyadi-Armuji terhadap penanganan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, ia menilai cukup bagus. Sehingga Surokim berharap hal seperti itu untuk masyarakat Kota Surabaya harus terencana.

"Semisal indikator tentang penanganan banjir Pemkot kan masih merasa bahwa loh ini kemarin tidak tergenang kenapa sekarang tergenang," ujarnya.

Kemudian, lanjut Surokim, justru pemkot kaget masih ada yang tergenang di wilayah Kota Surabaya. Sehingga responsif Eri Cahyadi langsung merespon hal tersebut cukup bagus.

"Tapi mestinya kedepannya tidak boleh gagap pastinya harus punya prediksi punya Catatan, punya perencanaan yang komprehensif tentang penanganan banjir,"jelasnya.

Lebih lanjut, Surokim menjelaskan, terkait perekenomian di Kota Surabaya. Ia menyebut investasi ekonomi Surabaya sangat bagus, pasalnya Surabaya Kota kedua Investasi terbaik secara Nasional.

"Memang kondisi bersama UMKM sebagai basis ekonomi kerakyatan memang perlu untuk dipush lagi karena kan memang ketahanan ekonomi kita (Surabaya)ada di ekonomi kerakyatan," tuturnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Yang dilakukan Pemkot dengan mendukung UMKM untuk eksis di masa pandemi dengan mengenalkan platform digital dan lain-lain saya pikir itu sudah bagus,"imbuhnya.

Selain itu, Surokim mengungkapkan, untuk pendekatan pelayanan publik ke Kelurahan itu merupakan terobosan yang baik, pelayanan akan lebih dekat dengan rumah warga dan tidak perlu jauh-jauh ke tengah kota atau ke Mal Pelayanan Publik.

"Sehingga masyarakat tidak harus berbondong-bondong ke pemerintah kota tapi inovasi harus terus dilakukan tidak hanya penguatan di Kelurahan tapi juga service exelence nya juga harus ditingkatkan," ujarnya.

Surokim menyebut kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 10 triliun seharusnya bisa digunakan antar jemput layanan administrasi yang bisa langsung dioperasikan.

"Maksud saya terobosan-terobosan seperti itu bisa untuk ditambahkan ketika pelayanan publik itu didekatkan ke kelurahan," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lebih lanjut, Surokim memberi catatan kepada Eri Cahyadi-Armuji harus mempunyai harapan untuk merespon di masyarakat, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"OPD jangan sampai wali kota dan wakil wali kota nya banter tapi OPD nya masih biasa saja," terangnya.

Tak hanya itu, Surokim juga mengungkapkan beberapa hari lalu, Eri Cahyadi sempat marah-marah terhadap jajarannya yang tidak mengetahui permasalahan warga Surabaya.

"Mungkin bagian itu dari cara pak wali untuk melunasi janji politiknya janji politiknya kan dia ingin mendedikasi APBDnya untuk masyarakat Bawah,"tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.