Sabtu, 05 Sep 2026 11:56 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji, Pengamat Soroti Penanganan Banjir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Feb 2022 15:46 WIB
Eri Cahyadi-Armuji
Eri Cahyadi-Armuji

selalu.id- Masa kerja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wali Kota Surabaya Armuji kini genap berusia setahun Sabtu (26/2/2022).

Pakar Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdus Salam, pemerintahan genap satu tahun Eri Cahyadi-Armuji dirinya menilai 78 persen. Karena menurutnya tantangan mereka itu masih dalam pandemi yang menjadi faktor menekan yang cukup kuat.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Kalau itu penilaian pribadi saja, kalau kita mengacu kepada janji politik beliau (Eri Cahyadi- Armuji) itu kan ingin membawa Surabaya ke level kota dunia, tapi akhirnya kan karena kena pandemi, jadi kan harus berhadapan dengan fakta untuk fokus pada hal-hal pokok untuk tidak ekspansi Bagaimana janjinya dulu," kata Surokim saat dihubungi Selalu.id, Sabtu (26/2/2022).

Surokim menjelaskan, responsif Eri Cahyadi-Armuji terhadap penanganan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat, ia menilai cukup bagus. Sehingga Surokim berharap hal seperti itu untuk masyarakat Kota Surabaya harus terencana.

"Semisal indikator tentang penanganan banjir Pemkot kan masih merasa bahwa loh ini kemarin tidak tergenang kenapa sekarang tergenang," ujarnya.

Kemudian, lanjut Surokim, justru pemkot kaget masih ada yang tergenang di wilayah Kota Surabaya. Sehingga responsif Eri Cahyadi langsung merespon hal tersebut cukup bagus.

"Tapi mestinya kedepannya tidak boleh gagap pastinya harus punya prediksi punya Catatan, punya perencanaan yang komprehensif tentang penanganan banjir,"jelasnya.

Lebih lanjut, Surokim menjelaskan, terkait perekenomian di Kota Surabaya. Ia menyebut investasi ekonomi Surabaya sangat bagus, pasalnya Surabaya Kota kedua Investasi terbaik secara Nasional.

"Memang kondisi bersama UMKM sebagai basis ekonomi kerakyatan memang perlu untuk dipush lagi karena kan memang ketahanan ekonomi kita (Surabaya)ada di ekonomi kerakyatan," tuturnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

"Yang dilakukan Pemkot dengan mendukung UMKM untuk eksis di masa pandemi dengan mengenalkan platform digital dan lain-lain saya pikir itu sudah bagus,"imbuhnya.

Selain itu, Surokim mengungkapkan, untuk pendekatan pelayanan publik ke Kelurahan itu merupakan terobosan yang baik, pelayanan akan lebih dekat dengan rumah warga dan tidak perlu jauh-jauh ke tengah kota atau ke Mal Pelayanan Publik.

"Sehingga masyarakat tidak harus berbondong-bondong ke pemerintah kota tapi inovasi harus terus dilakukan tidak hanya penguatan di Kelurahan tapi juga service exelence nya juga harus ditingkatkan," ujarnya.

Surokim menyebut kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 10 triliun seharusnya bisa digunakan antar jemput layanan administrasi yang bisa langsung dioperasikan.

"Maksud saya terobosan-terobosan seperti itu bisa untuk ditambahkan ketika pelayanan publik itu didekatkan ke kelurahan," jelasnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Lebih lanjut, Surokim memberi catatan kepada Eri Cahyadi-Armuji harus mempunyai harapan untuk merespon di masyarakat, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"OPD jangan sampai wali kota dan wakil wali kota nya banter tapi OPD nya masih biasa saja," terangnya.

Tak hanya itu, Surokim juga mengungkapkan beberapa hari lalu, Eri Cahyadi sempat marah-marah terhadap jajarannya yang tidak mengetahui permasalahan warga Surabaya.

"Mungkin bagian itu dari cara pak wali untuk melunasi janji politiknya janji politiknya kan dia ingin mendedikasi APBDnya untuk masyarakat Bawah,"tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.