Kamis, 03 Sep 2026 13:12 WIB

Pakis Surabaya Banjir, Pemkot Sebut Tanggul Sungai Kembang Kuning Kritis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Jan 2026 23:33 WIB
Petugas dari Pemkot Surabaya menahan luapan air tanggul sungai Pakis Kembang Kuning dengan sand bag
Petugas dari Pemkot Surabaya menahan luapan air tanggul sungai Pakis Kembang Kuning dengan sand bag

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenarkan bahwa penyebab banjir yang melanda pemukiman kawasan Pakis dan sekitarnya, disebabkan oleh melubernya debit air hujan di tanggul Sungai Pakis Kembang Kuning.

Pemkot menyebut kondisi tanggul Sungai Pakis Kembang Kuning memang dalam keadaan kritis dan berisiko jebol bila menerima beban aliran air berlebih.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengungkapkan bahwa derasnya aliran air dari arah Jalan Mayjend Sungkono berpotensi memperparah kondisi tanggul Sungai Pakis.

“Tanggul Sungai Pakis Kembang Kuning kondisinya kritis. Kalau menerima beban aliran air berlebih dari Mayjend Sungkono, ada potensi jebol. Kalau sampai jebol, penanganannya akan sulit karena dampaknya bisa sampai ke Jalan Diponegoro,” ujar Syamsul.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Pemkot Surabaya mengambil langkah cepat dengan menutup sementara Pintu Air Padmosusastro guna mengurangi debit air yang masuk ke saluran Pakis.

“Kami tutup sementara pintu air Padmosusastro untuk mengamankan saluran Pakis. Risikonya memang ada potensi genangan di Mayjend Sungkono,” jelas mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya itu.

Syamsul memastikan, penutupan pintu air hanya dilakukan sementara hingga kondisi saluran Pakis dinyatakan aman. Setelah itu, pintu air kembali dibuka dan genangan di kawasan Mayjend Sungkono surut dalam waktu singkat.

“Setelah saluran Pakis aman, pintu air kami buka kembali. Genangan di Mayjend Sungkono sisi selatan habis sekitar 15 menit,” katanya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Ia merinci, genangan yang sempat muncul berada di sisi selatan Jalan Mayjend Sungkono, tepatnya di depan Bank Danamon, dengan tinggi air sekitar 15–20 sentimeter sepanjang kurang lebih 50 meter.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur Kota Surabaya sejak Sabtu sore dan menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang, bahkan beberapa wilayah dilaporkan banjir.

Salah satu titik genangan terjadi di Jalan Dukuh Kupang Utara. Air menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan.

Genangan juga dilaporkan muncul sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Simo Hilir, Karangrejo dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter, serta Pondok Candra yang mengarah ke Raya Rungkut Mapan. Kondisi serupa terjadi di Raya Rungkut Menanggal Harapan.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Seorang pengendara mobil, Dwi Suswanto, mengaku genangan air membuat laju kendaraan melambat.

“Iya mbak, tadi daerah Jalan Kupang juga lumayan genangan, di atas mata kaki. Macet juga,” ujarnya kepada Selalu.id.

Selain Pakis, banjir juga terpantau di sejumlah wilayah lain, di antaranya Jalan Hayam Wuruk dengan genangan sekitar 25 sentimeter, kawasan Simo–Banyuurip dengan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa, serta Satelit Indah dengan genangan hampir setinggi pelat nomor sepeda motor. Di beberapa titik, kendaraan dilaporkan mogok.

Tak hanya banjir, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di berbagai titik Kota Surabaya, sehingga memperparah gangguan aktivitas dan lalu lintas warga.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.