Jumat, 19 Jun 2026 08:35 WIB

Jelang Tayang, Pemain Alas Roban Bagikan Kisah Syuting di Kawasan Angker

selalu.id – Jajaran pemain film horor Alas Roban menyapa ratusan penggemar dalam acara meet and greet di Royal Plaza Surabaya, menjelang penayangan perdana film tersebut pada 15 Januari 2026. Michelle Ziudith, Fara Shakila, dan Taskya Namya hadir membagikan pengalaman selama proses produksi film yang mengangkat folklor legendaris jalur angker Alas Roban.

Dalam wawancara dengan selalu.id di lokasi acara, Michelle Ziudith yang memerankan Sita mengungkapkan keputusan tim produksi untuk melakukan syuting langsung di kawasan Alas Roban yang dikenal sakral dan memiliki banyak pantangan. "Menariknya adalah syuting-nya langsung di Alas Roban, yang jelas-jelas masih dilarang dan sangat sakral. Banyak yang boleh dan tidak boleh dilakukan," ujarnya, Minggu (28/12/2025).

Michelle menjelaskan, keputusan tersebut diambil untuk mendapatkan atmosfer cerita yang lebih otentik.

"Meskipun tempatnya klenik, kita tetap shooting di situ untuk mendapatkan suasana misteri dan tempat-tempat tragedi yang dibutuhkan," lanjutnya.

Fara Shakila yang memerankan Gendis, putri Sita yang memiliki keterbatasan penglihatan, mengaku mengalami sejumlah momen menegangkan selama proses syuting. "Seru, pernah kejadian horor langsung di Alas Robannya. Takut sih sebenarnya," ungkapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Taskya Namya yang berperan sebagai Tika menyebut kebersamaan para pemain menjadi pengalaman paling berkesan, termasuk reuni dengan Michelle setelah 12 tahun. "Ini film horor pertama bareng Michelle, setelah ketemu di FTV dulu. Ngatur chemistry dengan semua cast dan sutradara mudah, dan kebersamaan kita yang paling berkesan," katanya.

Saat ditanya alasan film Alas Roban layak ditonton, Michelle menekankan kekuatan cerita yang berangkat dari folklor yang telah melekat di masyarakat. "Ini folklor yang banyak diketahui Indonesia, dengan jalanan Alas Roban yang penuh misteri dan tragedi. Difilmkan dengan hangat lewat kisahnya ibu Sita, Tika, dan Gendis – akan menjadi film horor yang menyeramkan sekaligus menghangatkan hati," jelasnya.

Pendapat serupa disampaikan Taskya. Menurutnya, film ini tidak hanya menawarkan horor, tetapi juga drama yang emosional. "Kalau kalian cari kehororan, ada. Tapi ada cerita di belakang yang akan bikin menangis dan kangen sama ibu," ujarnya.

Alas Roban disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, diproduseri Oswin Bonifanz dari Unlimited Production, dan ditulis oleh Evelyn Afnilia. Film ini berkisah tentang Sita, seorang ibu tunggal asal Pekalongan yang bekerja di rumah sakit Semarang. Bersama putrinya, Gendis, ia menaiki bus terakhir yang melintasi jalur Alas Roban, sebelum bus tersebut mogok di tengah perjalanan.

Sejak kejadian itu, Gendis mulai mendengar suara asing, menggambar simbol misterius, dan mengalami kerasukan karena menjadi incaran Dewi Raras yang diperankan Imelda Therinne. Sosok tersebut murka akibat janji ritual lama yang dilupakan.

Dengan bantuan Tika, sopir ambulans Anto yang diperankan Rio Dewanto, serta penjaga spiritual Bu Emah yang dimainkan Dewi Pakis, Sita harus kembali ke Alas Roban untuk menggelar ritual terakhir sebelum malam keramat tiba demi menyelamatkan putrinya. Film Alas Roban dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.

Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini

Hasil hearing ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri polemik yang berkembang di tengah masyarakat. 

Bikin Onar di Jalan, Puluhan Remaja di Mojokerto Diamankan

Polres Mojokerto Kota berkomitmen menindak tegas setiap bentuk gangguan kamtibmas, termasuk konvoi dan tindakan anarkis lainnya.

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter di Probolinggo Dibekuk, Hasilnya Buat Judol dan Karaoke

Selain mencuri motor dan membobol konter HP, komplotan ini juga mencuri traktor milik para petani. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang kabur.