Minggu, 06 Sep 2026 19:59 WIB

Tanpa Identitas, Pria Tewas Tersambar KA Dhoho di Mojokerto

selalu.id – Seorang pria tanpa identitas tewas tersambar Kereta Api Dhoho relasi Surabaya–Blitar di jalur dobel track masuk Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (22/12/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar rel kereta api. Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban tidak membawa identitas diri. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sebilah sabit yang diduga milik korban.

Baca Juga: Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Informasi sementara dari warga menyebut korban merupakan pencari rumput. Warga sekitar menutupi jenazah korban menggunakan daun pisang sebelum petugas tiba di lokasi.

"Informasi dari masyarakat ada orang yang tertabrak kereta. Saya datang ke TKP (tempat kejadian perkara) sudah kondisinya meninggal dunia ditutupi daun pisang," kata seorang relawan, Jaenal.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Ia menambahkan, petugas dari Polres Mojokerto bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Saat saya datang sudah ada polisi dan pjka," pungkasnya.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Usai proses olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke ruang pemulasaraan RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, untuk penanganan lebih lanjut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.