Senin, 19 Okt 2026 00:14 WIB

Jatanras Polda Jatim Tembak Dua Bandit Sadis di Pasuruan, Ini Jejak Kejahatannya

Dua bandit sadis saat diamankan Tim Jatanras Polda Jatim bersama barang bukti. (Dok. Jatanras Polda Jatim).
Dua bandit sadis saat diamankan Tim Jatanras Polda Jatim bersama barang bukti. (Dok. Jatanras Polda Jatim).

selalu.id - Jatanras Polda Jawa Timur menembak dua bandit jalanan sadis yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dua bandit itu adalah Sugiyono alias Sud, warga Sidogiri, Kecamatan Kraton, dan Muhammad Sholeh warga Wonorejo. Keduanya tinggal di Pasuruan.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Penangkapan dilakukan pada Selasa (26/5/2026) lalu, setelah penyidik mengungkap keterlibatan keduanya dalam kasus penganiayaan berat disertai perampasan kendaraan bermotor yang terjadi di Dusun Tunggul Wulung, Kecamatan Pandaan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan modus operandi kedua pelaku yang sangat membahayakan nyawa korban.

Pelaku biasanya mengintai target di jalanan sepi, lalu secara tiba-tiba menghentikan laju korban dan memukul kepala atau bagian tubuh lain menggunakan helm dengan keras agar korban tidak berkutik sebelum barang berharga dan kendaraan dirampas.

“Dalam aksinya, pelaku menghentikan korban di jalan sepi lalu memukul menggunakan helm untuk melumpuhkan korban sebelum merampas kendaraan milik korban. Tindakan ini sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal bagi keselamatan korban,” terang Jumhur, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan Gula 3 Miliar

Berdasarkan catatan, Sugiyono diketahui bukanlah pelaku baru. Ia merupakan residivis kasus kejahatan jalanan yang sudah tercatat tiga kali keluar masuk penjara karena tindak pidana serupa.

Penyidik menduga kedua tersangka ini terlibat dalam sejumlah kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor lain yang sempat meresahkan warga Pasuruan dan daerah sekitarnya.

Jumhur mengatakan bahwa tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan karena kedua pelaku melakukan perlawanan keras dan berusaha melarikan diri saat hendak diamankan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar TPPO, Korban asal Ogan Komering Ulu Layani 10 Pria Hidung Belang

“Sesuai instruksi pimpinan, kami lakukan tindakan tegas, keras, dan terukur karena terduga pelaku nekat melakukan perlawanan. Kami tidak ingin ada korban di kalangan petugas maupun warga sekitar saat proses pengamanan berlangsung,” tegasnya.

Kedua pelaku kini telah diamankan Polres Pasuruan untuk menjalani proses hukum. Barang bukti berupa kendaraan hasil rampasan dan alat yang digunakan untuk beraksi juga telah disita penyidik.

Kasus ini kini masuk tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejahatan yang pernah dilakukan oleh kedua pelaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.