Rabu, 21 Okt 2026 12:43 WIB

31 Monitor CCTV Mati, Komisi A Soroti Kesiapan Command Center Hadapi Musim Hujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 09:22 WIB

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko meminta Pemkot Surabaya memperketat mitigasi bencana menjelang puncak musim hujan November sampai Desember yang berpotensi memunculkan anomali cuaca ekstrem.

 

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Ia menilai kesiapsiagaan tidak dapat hanya mengandalkan BPBD di tingkat kota. Menurut dia, kecamatan dan kelurahan perlu diperkuat karena menjadi garda terdepan kedaruratan.

 

“Anomali cuaca tahun ini membuat pola hujan tidak stabil. Karena itu mitigasi harus ketat. Tidak bisa hanya mengandalkan BPBD di pusat, tapi harus sampai ke kecamatan dan kelurahan,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Jumat 21 November 2025.

 

Cak Yebe menyebut potensi angin kencang, genangan, dan pohon tumbang menuntut perangkat wilayah meningkatkan patroli serta pemetaan titik rawan. Ia meminta lurah dan camat memastikan saluran lingkungan tetap bersih agar aliran air tidak terhambat.

 

“Yang paling dekat dengan warga adalah kelurahan dan kecamatan. Respons awal itu sangat menentukan, terutama pada menit pertama ketika hujan ekstrem turun,” katanya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peralatan mitigasi di tiap kelurahan. Pompa portabel, gergaji mesin, lampu darurat, dan pelampung dinilai perlu tersedia tanpa menunggu bantuan BPBD.

 

“Respons cepat di lapangan itu kuncinya. Kelurahan harus punya peralatan dasar untuk menangani kejadian awal sebelum bantuan besar datang,” ujar Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya tersebut.

 

Ia meminta Pemkot memberi edukasi masif kepada warga melalui RT dan RW. Warga perlu mengetahui langkah aman saat hujan lebat, lokasi titik kumpul, dan mekanisme pelaporan melalui Command Center 112.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

 

“Informasi yang cepat menyelamatkan nyawa. Edukasi warga itu bagian dari mitigasi paling efektif,” tuturnya.

 

Dalam pernyataannya, Cak Yebe menyoroti kondisi Command Center Surabaya yang mengalami kendala teknis. Sebanyak 31 monitor yang menayangkan 124 titik CCTV dilaporkan mati sehingga ruang kendali tidak dapat memantau sejumlah lokasi vital secara real time.

 

Ia menilai situasi ini berbahaya pada periode cuaca ekstrem. Operator Command Center membutuhkan visual lengkap untuk mendeteksi banjir mendadak, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas.

 

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

“Monitor yang mati itu harus segera diganti. Operator Command Center perlu melihat seluruh titik vital supaya BPBD bisa cepat antisipasi ketika situasi darurat terjadi,” ujar Cak Yebe yang jago main domino ini.

 

Ia menambahkan bahwa sistem kendali kota harus berfungsi penuh agar respons bencana tidak terhambat.

 

Komisi A memastikan akan memanggil dinas terkait untuk mengevaluasi kesiapan peralatan mitigasi, termasuk perbaikan Command Center. Ia berharap seluruh perangkat dapat siap sebelum puncak musim hujan.

 

“Kami tidak ingin ada kelalaian teknis yang berujung pada lambatnya respons bencana. Semua perangkat, termasuk Command Center, harus bekerja 100 persen karena keselamatan warga adalah prioritas utama,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 WIB dalam keadaan menangis, terbalut sarung dan kain, serta tidak mengenakan pakaian.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.