Rabu, 22 Jul 2026 10:59 WIB

31 Monitor CCTV Mati, Komisi A Soroti Kesiapan Command Center Hadapi Musim Hujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 09:22 WIB

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko meminta Pemkot Surabaya memperketat mitigasi bencana menjelang puncak musim hujan November sampai Desember yang berpotensi memunculkan anomali cuaca ekstrem.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Ia menilai kesiapsiagaan tidak dapat hanya mengandalkan BPBD di tingkat kota. Menurut dia, kecamatan dan kelurahan perlu diperkuat karena menjadi garda terdepan kedaruratan.

 

“Anomali cuaca tahun ini membuat pola hujan tidak stabil. Karena itu mitigasi harus ketat. Tidak bisa hanya mengandalkan BPBD di pusat, tapi harus sampai ke kecamatan dan kelurahan,” ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe, Jumat 21 November 2025.

 

Cak Yebe menyebut potensi angin kencang, genangan, dan pohon tumbang menuntut perangkat wilayah meningkatkan patroli serta pemetaan titik rawan. Ia meminta lurah dan camat memastikan saluran lingkungan tetap bersih agar aliran air tidak terhambat.

 

“Yang paling dekat dengan warga adalah kelurahan dan kecamatan. Respons awal itu sangat menentukan, terutama pada menit pertama ketika hujan ekstrem turun,” katanya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan peralatan mitigasi di tiap kelurahan. Pompa portabel, gergaji mesin, lampu darurat, dan pelampung dinilai perlu tersedia tanpa menunggu bantuan BPBD.

 

“Respons cepat di lapangan itu kuncinya. Kelurahan harus punya peralatan dasar untuk menangani kejadian awal sebelum bantuan besar datang,” ujar Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya tersebut.

 

Ia meminta Pemkot memberi edukasi masif kepada warga melalui RT dan RW. Warga perlu mengetahui langkah aman saat hujan lebat, lokasi titik kumpul, dan mekanisme pelaporan melalui Command Center 112.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

 

“Informasi yang cepat menyelamatkan nyawa. Edukasi warga itu bagian dari mitigasi paling efektif,” tuturnya.

 

Dalam pernyataannya, Cak Yebe menyoroti kondisi Command Center Surabaya yang mengalami kendala teknis. Sebanyak 31 monitor yang menayangkan 124 titik CCTV dilaporkan mati sehingga ruang kendali tidak dapat memantau sejumlah lokasi vital secara real time.

 

Ia menilai situasi ini berbahaya pada periode cuaca ekstrem. Operator Command Center membutuhkan visual lengkap untuk mendeteksi banjir mendadak, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas.

 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

“Monitor yang mati itu harus segera diganti. Operator Command Center perlu melihat seluruh titik vital supaya BPBD bisa cepat antisipasi ketika situasi darurat terjadi,” ujar Cak Yebe yang jago main domino ini.

 

Ia menambahkan bahwa sistem kendali kota harus berfungsi penuh agar respons bencana tidak terhambat.

 

Komisi A memastikan akan memanggil dinas terkait untuk mengevaluasi kesiapan peralatan mitigasi, termasuk perbaikan Command Center. Ia berharap seluruh perangkat dapat siap sebelum puncak musim hujan.

 

“Kami tidak ingin ada kelalaian teknis yang berujung pada lambatnya respons bencana. Semua perangkat, termasuk Command Center, harus bekerja 100 persen karena keselamatan warga adalah prioritas utama,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.